DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 18:00 WIB

Detik-detik Mencekam di Poto Tano Saat Gempa 6,9 SR

Andhika Prasetia - detikNews
Detik-detik Mencekam di Poto Tano Saat Gempa 6,9 SR Rumah di sekitar Pelabuhan Poto Tano rusak akibat gempa 6,9 SR di NTB (Foto: Abi/pembaca detikcom)
FOKUS BERITA: Gempa Lombok 6,9 SR
Kabupaten Sumbawa Barat - Gempa berkekuatan 6,9 skala Richter (SR) yang berlokasi 30 kilometer dari Lombok Timur juga dirasakan hingga Pulau Sumbawa. Rumah-rumah di sekitar Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, rusak parah.

"Kemarin siang sebelum malam memang sudah ada gempa sekitar 6,2 SR. Ada 1 rumah sudah retak parah. Setelah malam yang 7,0 SR baru menghajar banyak rumah," ujar warga Poto Tano, Abu Bakar Al Jaro alias Abi, kepada detikcom, Senin (20/8/2018).


Abi menceritakan detik-detik terjadinya gempa berkekuatan 6,9 SR semalam sekitar pukul 22.56 Wita. Sebelum gempa 6,9 SR, warga memang sudah berada di luar rumah.

"Jadi saat gempa 7,0 SR kami berada, kami memang sudah antisipasi berada di pekarangan rumah. Rata-rata warga di sini di depan rumah, alhamdulillah nggak ada korban jiwa," kata Abi.

Akibat gempa tersebut, akses listrik di Poto Tano terputus hingga hari ini. Warga juga dalam posisi genting saat gempa.

Rumah di sekitar Pelabuhan Poto Tano rusak akibat gempa 6,9 SR di NTB.Rumah di sekitar Pelabuhan Poto Tano rusak akibat gempa 6,9 SR di NTB. (Abi/pembaca detikcom)

"Jadi gempa itu, dia mendengung dulu, terus langsung hajar ke 7,0 itu. Dan di situ langsung mati listrik sampai detik ini, sampai sekarang. Itu susulannya dalam selang beberapa menit, yang 5,5, yang 6,0, itu hitungan menit dan kami tidak dalam posisi yang aman, masih kebingungan di sekitar rumah," beber Abi.

"Rumah saya samping jalan raya, celingak-celinguk saya mau ke mana, sampai berdebat dengan warga lain. Akhirnya ada salah satu warga yang mengajak ke lapangan," tambahnya.


BMKG sebelumnya meralat kekuatan gempa semalam di Lombok dari 7,0 SR menjadi 6,9 SR. Akibat gempa itu, 10 orang tewas dan 24 orang luka-luka.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan jumlah korban itu didasari data yang dihimpun posko BNPB hingga pukul 10.45 WIB. Selain itu, 6 unit fasilitas ibadah rusak dan 151 rumah rusak dengan rincian 7 rusak berat, 5 rusak sedang, dan 139 rusak ringan.

"Ke-10 orang meninggal dunia akibat gempa 6,9 SR berasal dari Kabupaten Lombok Timur 4 orang, Sumbawa Besar 5 orang, dan Sumbawa Barat 1 orang," kata Sutopo dalam keterangannya, Senin (20/8).
(dkp/tor)
FOKUS BERITA: Gempa Lombok 6,9 SR
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed