Soal 'Jebakan Batman', Sandi: Anything Negatif Nggak Komentar

Indra Komara - detikNews
Sabtu, 11 Agu 2018 18:10 WIB
Sandiaga Uno (Foto: Indra Komara/detikcom)
Sandiaga Uno (Foto: Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Sandiaga Uno enggan berkomentar soal pernyataan Wasekjen PAN Erwin Izharrudin yang menilai ucapan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief adalah sebuah 'jebakan batman'. Sandi ogah mengomentari hal yang berbau negatif.

"Saya nggak komentar, anything yang negatif nggak komentar," kata Sandiaga di Lapangan F7 Mini Soccer, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (11/8/2018).


Menurut Sandi, Pilpres 2019 merupakan ajang silaturahim. Sehingga menurutnya, persatuan lebih penting dibanding harus saling 'serang'.

"Bagi saya pilpres adalah ajang silaturahim. Kalau terus lempar molotov satu sama lain nggak akan selesai. Mari kalau ada molotov ke kita, kita siram, kita matikan dan tak usah balas. Itu akan membangun harmoni dan satu persatuan," ujar Sandi.

"Kita bersatu aja belum tentu benar, persaingan gini apalagi kalau kita pecah belah, yok kita satu sama-sama gunakan kesempatan untuk united we stand," imbuhnya.


Erwin Izharrudin sebelumnya mengatakan pernyataan Andi mengenai mahar Rp 500 miliar itu adalah strategi dalam politik.

"Mengenai mahar, sampai saat ini kita nggak pernah dengar itu, ya. Menurut saya pribadi, itu mungkin hanya strategi di mana Sandiaga Uno memang sudah kita gadang-gadang maju," kata Erwin saat diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat.


Erwin mengatakan Jokowi memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres karena masuk dalam 'jebakan batman' tersebut. Dia menilai awalnya memang Prabowo Subianto sudah digadang-gadang akan bersanding dengan Sandiaga karena Sandi dianggap mampu menyelesaikan masalah ekonomi Indonesia.

"Dengan adanya ini, partai oposisi mengira Sandiaga Uno nggak akan diambil. Yang diambilnya itu ulama. Maka lahirnya kubu sebelah ngambil ulama. Sebenarnya ini jebakan batman, karena kita harusnya Indonesia ini yang ngerti ekonomi, bukan ulama, agar kita dapat meng-create pengusaha di Indonesia banyak seperti Singapura dan ini tugas Sandi. Kalau Prabowo itu membawa ide-ide dan gagasan untuk Indonesia ke depan," ungkapnya. (idn/rna)