DetikNews
Jumat 10 Agustus 2018, 14:52 WIB

Jokowi Tegaskan Pemerintah Masih Mampu Tangani Korban Gempa NTB

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Tegaskan Pemerintah Masih Mampu Tangani Korban Gempa NTB Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto: Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah terbuka atas pihak asing yang ingin memberikan bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, hingga kini dia menegaskan pemerintah masih mampu mengatasi persoalan bencana tersebut.

"Ya kita terbuka menerima bantuan, karena masyarakat di sana memerlukan. Tapi kita sendiri juga masih mampu mengatasi itu dalam membangun kembali rumah-rumah yang rusak nanti," kata Jokowi saat ditemui wartawan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).


Kawasan NTB diguncang gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) pada Minggu (5/8) lalu dan disusul hingga ratusan kali gempa dengan kekuatan yang lebih kecil. Hingga kini tercatat lebih dari 300 orang meninggal dunia, ratusan orang terluka, dan ribuan lainnya mengungsi karena tempat tinggal mereka hancur.

Hingga kini, beberapa dari mereka tetap mencari nafkah meski dalam kondisi kekurangan. Pemerintah juga telah bertindak dan menyalurkan bantuan. Salah satunya lewat Kementerian Pertanian (Kementan) yang memberikan bantuan khususnya bagi peternak yang ternaknya membutuhkan bantuan berupa pakan ternak, obat-obatan, dan pelayanan kesehatan hewan.


Untuk mempercepat penerimaan bantuan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menginstruksikan Ditjen PKH untuk membentuk Tim Aksi Peduli Gempa yang terdiri dari Ditjen PKH (Pusat dan UPT), Dinas PKH Provinsi Bali, Dinas Kabupaten yang membidangi fungsi peternakan, dan kesehatan hewan. Tim tersebut telah bertugas di lapangan sejak terbentuk pada 5 Agustus 2018 sampai dengan saat ini.

"Tim khusus ini saya tugaskan untuk membantu warga korban gempa, terutama membawa perlengkapan termasuk bantuan pakan, vaksin, obat-obatan dan pelayanan kesehatan serta teknis lainnya agar ternak warga tetap selamat dan sehat," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Kamis (9/8).


Di dalam negeri, masyarakat di berbagai wilayah juga melakukan penggalangan dana untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Lombok. Menko Polhukam Wiranto mengatakan akan membuat road map pemulihan.

"Kita harus buat road map baru setelah tanggap darurat ini selesai. Kita melangkah ke tahap pemulihan, rehabilitasi, rekonstruksi, yang juga tak mudah karena besarnya jumlah korban manusia dan harta benda di sana," ujar Wiranto usai pertemuan di gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).
(jor/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed