DetikNews
Rabu 08 Agustus 2018, 17:02 WIB

Mahasiswa Tuntut Polisi Bubarkan Deklarasi #2019GantiPresiden

M Bakrie - detikNews
Mahasiswa Tuntut Polisi Bubarkan Deklarasi #2019GantiPresiden Tolak deklarasi ganti presiden (bakrie/detikcom)
FOKUS BERITA: Masa Kampanye Damai
Makassar - Rencana Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar terus menuai penolakan dari kelompok masyarakat. Massa dari Mahasiswa Anti Radikalisme Makassar menggelar demo menolak deklarasi itu karena dinilai sebagai upaya makar dan inkonstitusional.

"Kami menolak keras rencana deklarasi yang menurut kami itu merupakan tindakan makar dan penyebaran paham radikalisme. Kita tidak mau warga Kota Makassar terpecah dengan keberadaan mereka di kota yang damai ini," kata koordinator lapangan Khusnul Mubarak di depan Mapolda Sulawesi Selatan, Rabu (8/8/2018).

Selain menolak, mereka meminta Polda Sulsel membubarkan kegiatan yang sampai sekarang belum juga mengantongi izin dari polisi itu. Menurut mereka, pihak penyelenggara justru sengaja akan membuat kegaduhan dengan tidak memberikan penyampaian kegiatan kepada polisi. Mereka juga meminta MUI Sulsel menolak kegiatan itu.

"Seolah-olah nantinya mereka saat dibubarkan, mereka terzalimi untuk mendapatkan simpati. Padahal itu unsur kesengajaan yang mereka buat untuk membuat gaduh warga. Makanya kami minta polisi membubarkan kegiatan itu. Kita juga minta MUI Sulsel bersikap untuk melarang," sebutnya.

"Kami juga tahu, kalau penggagas Deklarasi #2019GantiPresiden di Makassar ini adalah eks napi terorisme, sehingga sangat ditakutkan masih terpengaruh dengan paham radikalisme," lanjutnya.

Sebelumnya, Polda Sulsel mengancam akan membubarkan paksa kegiatan Deklarasi #2019GantiPresiden yang akan digelar di monumen Mandala pada Minggu (12/8/2018). Pasalnya, polisi belum juga mengantongi surat penyampaian dari pihak penyelenggara kegiatan.

"Yang jelas belum ada izin, belum ada izin sampai saat ini ke Polda Sulsel. Walaupun ada, kita akan pertimbangkan dulu, kita kaji," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani saat dimintai konfirmasi detikcom.
(asp/asp)
FOKUS BERITA: Masa Kampanye Damai
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed