DetikNews
Selasa 07 Agustus 2018, 14:12 WIB

Saksi Ini Kembalikan SGD 1.700 ke KPK Terkait e-KTP

Faiq Hidayat - detikNews
Saksi Ini Kembalikan SGD 1.700 ke KPK Terkait e-KTP Sidang terdakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Selasa (7/8/2018). (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Pengusaha PT Media Solutions, Muda Ikhsan Harahap, mengaku sudah mengembalikan uang SGD 1.700 ke KPK. Uang tersebut diperoleh dari proyek e-KTP.

"Uang Rp 17 juta setengah saya kembalikan ke KPK, sekitar SGD 1.700," ucap Muda Ikhsan ketika bersaksi dalam sidang terdakwa Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Muda Ikhsan mengatakan pernah menerima uang dari keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi. Saat itu, keponakan Setya Novanto tersebut menerima uang transfer dari pihak lain melalui dirinya.



"Katanya mau ada temannya mau transfer uang ke dia lewat rekening saya. Ketika uang masuk cukup besar katanya," tutur dia.

Dia mengaku menerima uang dari Irvanto untuk digunakan buat ongkos naik pesawat menuju Singapura dan Jakarta.

"Saya nggak ada minta. Kadang dia kasih 1.000 dolar untuk ganti ongkos pesawat," kata Muda Ikhsan.



Irvanto didakwa turut melakukan korupsi proyek e-KTP. Selain Irvanto, orang kepercayaan Novanto, yaitu Made Oka Masagung, didakwa bersama-sama dengan Irvanto.

Irvanto dan Made Oka juga disebut berperan sebagai perantara pembagian duit haram dari proyek itu. Irvanto dan Made Oka disebut jaksa menerima uang yang ditujukan bagi Novanto.



Tonton juga video: 'Masih Sekitar 800 Ribu Pemilih Belum Punya e-KTP'

[Gambas:Video 20detik]


Saksi Ini Kembalikan SGD 1.700 ke KPK Terkait e-KTP

(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed