KPK: Raja Salman ke RI, Penerimaan Gratifikasi 2017-2018 Meningkat

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 23 Jul 2018 12:09 WIB
Foto: Raja Salman saat di Indonesia. (Dok Biro Pers Setpres).
Jakarta - Dalam rapat bersama Komisi III DPR, KPK melaporkan data pelaporan penerimaan gratifikasi pejabat negara Indonesia selama periode 2017-2018. Ada yang mengejutkan dari laporan KPK ini.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, angka penerimaan gratifikasi pejabat negara meningkat. Peningkatan ini menurutnya dominan saat Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud mengunjungi Indonesia pada Maret 2017.

Baca Juga: Pelapor Hadiah dari Raja Salman: 3 Menteri, 1 Gubernur dan Kapolri

"Khusus untuk gratifikasi, ini memang ada penerimaan gratifikasi yang cukup meningkat di 2017 dan 2018, ini terutama penerimaan yang terkait pada waktu raja Arab ke Indonesia," ujar Agus di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Baca Juga: Deretan Barang Mewah Hadiah Raja Salman yang Dilaporkan ke KPK

Meski demikian, Agus menyebut penerimaan gratifikasi itu telah dilaporkan ke KPK. Dia lalu memuji sikap Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla terkait pelaporan gratifikasi tersebut.

"Ini hampir semuanya dilaporkan. Yang kita patut apresiasi justru bapak presiden dan wapres yang memberikan laporan sangat tinggi," sebut Agus.


Saksikan juga video 'Kedubes Saudi Syukuran Atas Lawatan Raja Salman ke Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/elz)