Berkurban di Global Qurban ACT Tahun Ini Turun Jadi Rp 1,7 Juta

Berkurban di Global Qurban ACT Tahun Ini Turun Jadi Rp 1,7 Juta

Rizki Ati Hulwa - detikNews
Kamis, 19 Jul 2018 17:20 WIB
Foto: Rizki Ati Hulwa/detikcom
Foto: Rizki Ati Hulwa/detikcom
Jakarta - Program Global Qurban dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebagai lembaga kemanusiaan ini kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk meluaskan maslahat kurbannya. Pada tahun ini Global Qurban memberikan harga Rp 1,7 juta untuk satu ekor hewan kurban setelah sebelumnya memberikan harga Rp 1,9 juta.

Hal ini disampaikan Presiden Global Qurban ACT, Rini Maryani, pada acara peluncuran program Global Qurban yang bertemakan 'Indonesia Berqurban, Bangsa dan Dunia Menikmatinya' di Gordoba Hall, Menara 165, Jakarta Selatan.

"Inilah rahasia kenapa Global Qurban setiap tahun harganya terus turun bukan terus naik. Ketika tahun 2014 berada di harga Rp 1,9 juta, turun terus setiap tahun hingga saat ini menjadi Rp 1,7 juta per ekor hewan kurban," ungkap Rini, Kamis (19/7/2018).

Ia menjelaskan program ini adalah program yang diturunkan Allah, bukan program kapitalis. Kalau setiap tahunnya harga sembako naik, produk dalam berkurban ini (hewan kurban) yang diturunkan langsung oleh Allah ini sebaliknya, malah akan dimudahkan. Sementara jenis hewan kurban yang akan disebarkan yakni kambing dan domba.


Rini menuturkan, dalam program ini, pihaknya juga selalu melakukan elaborasi dan menemukan hal baru. Ia menyebutkan bahwa dengan program ini, ada masyarakat yang terberdayakan secara ekonomi, ada yang terbantu secara sosial dan bagi seluruh muslim di dunia, dimudahkan untuk bisa berkurban karena kami (Global Qurban) yakin seluruh muslim di dunia merindukan bisa beribadah kurban.

Untuk informasi, program Global Quran telah berjalan selama delapan tahun dan tahun ini tak hanya akan menjangkau 250 kabupaten kota di Tanah Air dan serta 40 negara pra sejahtera maupun yang terpapar krisis kemanusiaan, namun tahun ini wilayah jangkauan meningkat menjadi 265 kabupaten/kota di Indonesia dan 46 negara.

Untuk wilayah global, penambahan jangkauan meliputi Afganistan, Senegal, Guinea, Tunisia, Mesir, dan Maladewa.

Program ini juga menggulirkan dua program baru, di antaranya Kapal Qurban dan Dapur Qurban. Kapal Qurban akan membawa hewan kurban dari wilayah Indonesia yang kaya ternak ke wilayah yang kurang ternaknya. Pada tahun ini akan dibawa hewan kurban dari Sumbawa ke Jawa, termasuk Jakarta.


Sementara itu, Dapur Qurban diwujudkan dengan santap bersama menu daging kurban. Program ini membantu masyarakat agar menikmati kebersamaan Idul Adha dan akan menyasar wilayah prasejahtera di Jakarta dan 15 kota besar lainnya di Indonesia.

Acara ini juga dihadiri Presiden ACT Ahyudin, Ustaz Bachtiar Natsir, Lurah Desa Blorang-Jawa Tengah Ngadi, para donatur ACT, serta mitra Global Qurban-ACT. (idr/idr)