detikNews
Kamis 19 Juli 2018, 11:41 WIB

Selain PDIP, PA 212 Jauhi NasDem-Perindo-Hanura-PPP-PKB-Golkar

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selain PDIP, PA 212 Jauhi NasDem-Perindo-Hanura-PPP-PKB-Golkar Ilustrasi koalisi Pro-Jokowi. Selain lima partai tersebut, ada Perindo dan PSI. (Luthfi/detikcom)
Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyebut ada perintah dari Habib Rizieq Syihab untuk menenggelamkan PDIP. Ada juga perintah untuk memutus hubungan dengan parpol-parpol koalisi PDIP.

"Para ulama telah menginstruksikan untuk menjauhi dan memutus hubungan dengan partai-partai (NasDem, Perindo, Hanura, PPP, Golkar, PKB, dan lain-lain) pendukung penista agama," kata Ketua Divisi Hukum PA 212, Damai Hari Lubis, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/7/2018).


Tonton juga 'PA 212: Rizieq Dorong Gerindra-PAN Deklarasi Koalisi Keumatan':

[Gambas:Video 20detik]

PA 212 meminta semua simpatisan dan aktivisnya berupaya menenggelamkan PDIP dkk di Pemilu 2019. Bagi PA 212, partai-partai tersebut adalah pendukung penista agama.

"Sikap kami sudah jelas, PA 212 di bawah komando Habib Rizieq Syihab tidak pernah akan mendukung siapa pun yang diusung kelompok penista agama, apalagi PDIP," ujar Ketum PA 212 Slamet Maarif kepada wartawan, Rabu (18/7/2018).


PDIP sudah menanggapi soal instruksi 'menenggelamkan' tersebut. PDIP tak percaya pada ucapan Ketum PA 212 Slamet Maarif.

"Saya nggak percaya Pak Slamet," kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari kepada detikcom, Kamis (19/7).

Selain PDIP, PA 212 Jauhi NasDem-Perindo-Hanura-PPP-PKB-Golkar

(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com