DetikNews
Kamis 19 Juli 2018, 07:56 WIB

Hanura soal DKI Kembali ke Jahiliyah: Anies Terlalu Percaya Bawahan

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Hanura soal DKI Kembali ke Jahiliyah: Anies Terlalu Percaya Bawahan Foto: Niken Purnamasari/detikcom
Jakarta - Partai Hanura mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu percaya kepada bawahannya. Hanura menyebut hal itu yang menyebabkan pelayanan di Jakarta kembali ke zaman jahiliyah.

"Ini terjadi akibat pengawasan melekat dari pimpinannya tidak ada. Anies terlalu mempercayai dan menyerahkan tugas kepada bawahan," kata Sekretaris Faksi Hanura DPRD DKI Jakarta. Veri Yonnefil, kepada detikcom, pada Rabu 18 Juli 2018 malam hari.


Veri menilai kinerja para PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tidak lagi disiplin. Akibatnya, pelayanan kepada warga menurun.

"Memang yang dirasakan saat ini, bahwa pelayanan terhadap masyarakat jauh menurun. Hal ini menurut kami karena kedisiplinan dari PNS sendiri yang jauh dari harapan masyarakat sehingga efeknya ke masyarakat itu sendiri, saat ini bagi PNS yang penting pagi absen, sore absen. Tanpa memperdulikan tanggung jawab," papar Veri.

Veri meminta Anies segera memperbaiki kinerja dirinya dan bawahannya. Dia meminta kritikan dari masyarakat tersebut dapat segera ditindaklanjuti.


"Seharusnya sesekali kontrol dan dengarkan keluhan masyarakat. Jangan justru yamg mengeluh dianggap tidak mendukung," terangnya.

Sebelumnya, PKB mendukung pernyataan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi terkait pelayanan di kelurahan yang marak praktik pungli. PKB mengakui pelayanan ke warga saat ini sangat buruk.

"Sangat bener (PDIP), nggak usah tanya saya, tanya masyarakat. Sudah mengakui. Ini kembali ini ke zaman jahiliyah lagi, dari segi pelayanannya loh ya," kata Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Hasbiallah Illyas, Selasa (17/7).


Hasbiallah juga menyinggung Anies yang sibuk dengan kegiatan politis. Menurutnya, akibat kesibukan itulah kepentingan warga Jakarta terbengkalai.
(fdu/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed