DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 02:06 WIB

Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 3.801 Kepiting ke Malaysia

Jabbar Ramdhani - detikNews
Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 3.801 Kepiting ke Malaysia Polda Kalbar menggagalkan penyelundupan ribuan kepiting bakau ke Malaysia. (Foto: dok. Polda Kalbar)
Jakarta - Polda Kalimantan Barat menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor kepiting bakau ke Malaysia. Kepiting tersebut dibawa tanpa dilengkapi dokumen sertifikat kesehatan ikan.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada pengiriman kepiting bakau ke Malaysia lewat perbatasan. Tim Tindak 2 Subdit Gakkum Ditpolair Polda Kalbar lalu membuntuti mobil pikap bernopol KB-8716-AS yang membawa boks styrofoam dari Pontianak menuju Bengkayang.


Ada lebih dari 3.000 kepiting yang hendak diselundupkanLebih dari 3.000 kepiting hendak diselundupkan (Foto: dok. Polda Kalbar)
Petugas lalu menghentikan mobil tersebut di Jalan Raya Sanggau Ledo Bani Amas, Bengkayang, Kalbar, pada Selasa (3/7). Setelah digeledah, mobil berikut muatannya dibawa ke kantor Ditpolair Polda Kalbar di Jalan Khatulistiwa, Pontianak.

"Bak kendaraan diketahui bermuatan kepiting bakau sebanyak 44 boks dan lima karung berisi kerang yang tak dilengkapi sertifikat kesehatan ikan," kata Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono lewat keterangan tertulisnya, Selasa (17/7/2018).


Kemudian, pada Rabu (7/7) muatan tersebut dibongkar dan dihitung. Hasilnya, kepiting yang termuat dalam kemasan boks styrofoam sebanyak 3.763 ekor dalam keadaan hidup dan 38 ekor dalam kondisi mati.

Kepiting tersebut hendak diselundupkan ke Kuching, MalaysiaKepiting tersebut hendak diselundupkan ke Kuching, Malaysia (Foto: dok. Polda Kalbar)
Seluruh kepiting dalam kondisi bertelur dengan berat rata-rata 300 gram per ekor. Kepiting yang bukan hasil budi daya itu akan diselundupkan ke Kuching, Malaysia.

"Kepiting bakau tersebut dibeli dari hasil tangkapan di Kaltim, Kalsel, dan Kalteng. Kemudian disortir untuk dipilih kepiting yang bertelur dan selanjutnya diekspor ke Kuching, Malaysia, melalui pos perbatasan Jagoi Babang, Bengkayang," ujar Didi.


Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa delapan saksi, yang merupakan sopir, kernet, serta pekerja sortir dan packing kepiting.

Sementara itu, pemilik kepiting bernama Robi alias Abi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Ditpolair Polda Kalbar. Pelaku disangkakan Pasal 88 juncto Pasal 16 subsider Pasal 90 juncto Pasal 21 UU No 31/2004 tentang Perikanan.
Kepiting yang diselundupkan merupakan betina yang bertelurKepiting yang diselundupkan merupakan betina yang bertelur (Foto: dok. Polda Kalbar)

(jbr/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed