DetikNews
Kamis 12 Juli 2018, 16:33 WIB

Cak Imin Dorong Pelurusan Sejarah Kemerdekaan RI

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Cak Imin Dorong Pelurusan Sejarah Kemerdekaan RI Dialog Kebangsaan di MPR (Gibran/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar mendukung pelurusan sejarah bangsa. Muhaimin alias Cak Imin menyoroti penggunaan kata dalam perayaan Hari Kemerdekaan RI tiap tahun.

"Dalam perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia, tulisan panitianya adalah 'Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia'," ujar Imin dalam dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

"Padahal, kalau kita kaji rumusan asli, bukan 'Kemerdekaan Negara', tetapi 'Kemerdekaan Bangsa Indonesia' yang diproklamasikan 17 Agustus," imbuhnya.


Cak Imin mengatakan rumusan asli kemerdekaan bangsa Indonesia sangat fundamental dan filosofis. Kemerdekaan yang benar, menurut Cak Imin, ialah kemerdekaan lahir dan batin 'bangsa' Indonesia.

"Awalnya kita memahami itu konteks bahasa saja, tetapi sesungguhnya sangat fundamental dan filosofis bahwa tujuan kita sejak awal adalah bangsa Indonesia," sebut Cak Imin.


Seminar yang diikutinya kali ini, kata Imin, mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus terus konsisten dan istikamah di dalam mewarisi, meneruskan, dan mengimplementasikan rumusan fondasi kehidupan bangsa kita. Cak Imin pun meminta adanya perubahan penyebutan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus.

"Saya dan kita semua berharap sejak 17 Agustus 2018 yang akan datang, semua panitia Hari Kemerdekaan mengganti tulisannya menjadi bukan lagi 'peringatan Hari Kemerdekaan NKRI', tapi menjadi 'Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia'," ujarnya.

"Dari gedung yang penting dan strategis ini, harapan ini didengar dan dilaksanakan oleh panitia nasional Hari Kemerdekaan bangsa Indonesia," tegas Ketum PKB itu.
(gbr/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed