detikNews
Rabu 11 Juli 2018, 05:01 WIB

KJRI Osaka Beri Bantuan ke WNI Terdampak Banjir di Jepang

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
KJRI Osaka Beri Bantuan ke WNI Terdampak Banjir di Jepang KJRI Osaka menyalurkan bantuan setelah menempuh perjalanan berjam-jam. (Foto: dok. KJRI Osaka)
Osaka - Banjir masih melanda beberapa wilayah di Jepang. KJRI Osaka pun menyalurkan bantuan kepada WNI yang terdampak banjir.

Berdasarkan keterangan tertulis dari KJRI Osaka, Rabu (11/7/2018), bantuan disalurkan kepada WNI terdampak terutama di Prefektur Hiroshima dan Okayama. Bantuan tersebut dikirimkan oleh tim KJRI Osaka pada 9-10 Juli 2018.



Saksikan juga video 'Banjir Bandang di Negeri Sakura Tewaskan 48 Orang':

[Gambas:Video 20detik]



Tim yang dipimpin oleh Konsul Protokol dan Konsuler Yuyun Kamhayun, yang didampingi Petugas Komunikasi Widodo Adi Nugroho dan Staf Fungsi Ekonomi Andrie Wiryono, itu membawa bantuan, antara lain, berupa makanan, susu, air mineral, pakaian, handuk, dan perlengkapan mandi. Tim menempuh perjalanan darat untuk mencapai lokasi selama sekitar 10 jam. Padahal perjalanan Osaka-Okayama-Hiroshima pada kondisi normal dapat ditempuh kurang-lebih 4-5 jam.

Jalan yang ditempuh KJRI Osaka untuk menyalurkan bantuan. Jalan yang ditempuh KJRI Osaka untuk menyalurkan bantuan. (Foto: dok. KJRI Osaka)


Tim KJRI Osaka mengawali rute menuju Kota Kurashiki, yakni wilayah paling terdampak di Osaka. Di titik tersebut, terdapat 4 keluarga WNI.

Di tengah perjalanan menuju Kurashiki, rupanya jalur ditutup. Tim KJRI Osaka pun menyalurkan bantuan melalui Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Komisariat Okayama untuk pendistribusiannya.



Dari Okayama menuju Hiroshima, Tim KJRI Osaka harus menempuh waktu 6 jam. Penyebabnya adalah jalur tol yang ditutup.

Tiba di Hiroshima pada 10 Juli 2018 dini hari, KJRI Osaka membagikan bantuan kepada sejumlah perwakilan WNI. PPI Hiroshima juga membantu dalam proses distribusi bantuan.

Bantuan ada yang diberikan secara langsung ada pula yang dibantu pelajar Indonesia di lokasi. Bantuan ada yang diberikan secara langsung ada pula yang dibantu pelajar Indonesia di lokasi. (Foto: dok. KJRI Osaka)


Kota Kurashiki masih terisolasi karena tertutupnya akses jalan. Namun tim KJRI Osaka berupaya menuju lokasi dan berhasil. Tim pun menemui WNI yang ada di Kurashiki dan menyerahkan bantuan secara langsung.

Banjir melanda sejumlah wilayah di Osaka dan Hiroshima pada 6-7 Juli lalu. Banjir ini disebabkan curah hujan yang tinggi.

PM Jepang Shinzo Abe bahkan membatalkan kunjungannya ke Belgia lantaran warganya masih terjebak banjir. Hingga kini dilaporkan korban jiwa banjir tersebut mencapai 126 orang.

Ini beberapa bantuan yang diberikan kepada para WNI terdampak banjir di Jepang. Ini beberapa bantuan yang diberikan kepada para WNI terdampak banjir di Jepang. (Foto: dok. KJRI Osaka)


Namun, menurut data dari KJRI Osaka per 10 Juli 2018, di Hiroshima setidaknya tercatat 56 korban jiwa, 50 orang hilang, 1.595 rumah rusak, dan 5.504 orang terpaksa mengungsi. Kemudian di Okayama, 28 orang dilaporkan meninggal, 7 orang hilang, dan 2.749 rumah rusak. Lalu, di Ehime sementara ini terdata ada 25 orang menjadi korban jiwa. Total korban jiwa menurut data yang diperoleh KJRI Osaka adalah 109 orang.

KJRI Osaka juga membuka kotak hotline untuk dihubungi setiap saat di nomor: +81 80 3113 1003 (seluler, Viber, Line, WhatsApp).

KJRI Osaka Beri Bantuan ke WNI Terdampak Banjir di Jepang

(bag/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com