Bela Luhut, Golkar: Sikap Ratna Sarumpaet Tak Beretika

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 03 Jul 2018 07:49 WIB
Politikus Golkar Ace Hasan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Aktivis Ratna Sarumpaet terlibat cekcok mulut dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan di tepi Danau Toba. Politikus Golkar Ace Hasan Syadzily menilai sikap Ratna Sarumpaet tidak beretika.

"Sikap Ratna menurut saya tidak menunjukkan seorang yang beretika. Jangan gampang untuk mewakili keluarga korban karena aparat masih bekerja di situ," ucap Ace Hasan kepada wartawan, Senin (2/7/2018).

"Kayak Basarnas dan Kemenhub bekerja mencari itu semua, kecelakaan juga sudah terjadi. Sekarang semua pihak harus terjun menemukan korban itu," imbuh dia.


Simak Juga Video Cekcok Ratna Sarumpaet dengan Menko Luhut:

[Gambas:Video 20detik]





Meski begitu, Ace menghormati sikap Ratna menyampaikan kekecewaan di Danau Toba. Namun pemerintah saat ini tidak berhenti mencari korban kecelakaan KM Sinar Bangun.

"Jadi begini, orang meneriakkan kekecewaan terhadap penanganan kecelakaan KM Sinar bangun sah-sah saja. Namun pemerintah juga tidak diam, pemerintah bekerja keras menemukan kapal tersebut dan sudah menjanjikan memberikan santunan keluarga korban," tutur dia.

Terkait Luhut, Ace menilai sudah tepat menemui keluarga korban di Danau Toba. Lebih lanjut, ia menyatakan pencarian korban harus diselesaikan dengan baik dan tidak dengan saling menyalahkan.

"Saya kira Pak Luhut sudah tepat, beliau datang ke situ dan turun ke situ, dan tapi harus diselesaikan lebih beradab, tidak dengan dimarah-marahin dan tidak gampang mengatasnamakan keluarga," ucapnya.

Cekcok mulut soal pencarian korban KM Sinar Bangun dihentikan atau tidak itu terjadi di Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun, Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, sekitar pukul 09.00 WIB.

Ratna mengatakan tujuannya berada di Danau Toba adalah mendampingi keluarga korban KM Sinar Bangun. Ia mengaku tidak menerima alasan penghentian pencarian korban ini.

"Kerjaan saya kan mengadvokasi. Di Kampung Akuarium kan begitu juga yang saya kerjakan. Di Aceh juga begitu," kata Ratna kepada detikcom, Senin (2/7).

Protes Ratna disanggah oleh seorang perempuan dari unsur masyarakat dan akhirnya Luhut juga menyuruh Ratna tidak melakukan macam-macam. Ratna terus berusaha menyampaikan protesnya, tapi dia dihalangi aparat.

"Ada polisi, ada tentara. Saya ditarik-tarik terus sama polisi," kata Ratna.

Akhirnya Ratna digiring keluar dari tenda. Dia mengaku tak dipersilakan Luhut menyampaikan aspirasinya.
Bela Luhut, Golkar: Sikap Ratna Sarumpaet Tak Beretika
(fai/dnu)