DetikNews
Sabtu 23 Juli 2005, 16:00 WIB

Puluhan Karyawan Jaknews Minta Otomotion FM Hentikan Siaran

- detikNews
Jakarta - Sekitar 50 orang anggota Dewan Pekerja dan Pendengar Radio Jakarta News (Jaknews) FM mendatangi kantor Otomotion FM. Mereka mendesak Otomotion FM menghentikan siarannya karena telah menggunakan frekuensi Jaknews.Mereka datang ke kantor Otomotion FM di Gedung Tabloid Kontan, Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (23\/7\/2005) sekitar pukul 12.30 WIB dengan menggunakan satu metromini dan kendaraan bermotor lainnya. Mereka menggunakan kaos hitam yang bertuliskan frekuensi 97,5 MHz bukan Otomotion FM, tapi Jaknews FM<\/i>.Mereka sempat menggelar aksi demo dengan membawa poster bertuliskan frekuensi ranah publik bukan ranah privat<\/i> dan 97,5 MHz adalah Jaknews FM bukan Otomotion FM.<\/i>Mereka sempat berorasi di depan pintu gerbang kantor tersebut. Tidak berapa lama kemudian mereka didatangi General Affair Otomotion FM Nyoman Ready. Dalam dialog dengan pihak Otomotion, Ketua Dewan Pekerja Jaknews FM Hendrik Sirait menuntut agar pihak Otomotion FM segera menghentikan siarannya.Tetapi Nyoman mengatakan, pihaknya tidak bisa menghentikan siaran sebelum ada keputusan pemerintah. Sanggahan Nyoman ditepis Hendrik dengan mengatakan, radio Jaknews FM juga dihentikan siarannya tanpa ada keputusan pemerintah.Dalam negosiasi, Hendrik sempat menelepon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bimo Nugroho untuk menanyakan, apakah betul KPI telah mengirimkan surat kepada Otomotion FM untuk menghentikan siarannya sampai perkara diselesaikan. Tapi Nyoman mengelak dan mengaku belum menerimanya.Setelah melakukan dialog cukup lama, kedua pihak akhirnya sepakat akan melakukan mediasi pada Senin (25\/7\/2005). Rencananya dalam mediasi akan digelar di Kantor KPI pada pukul 11.00 WIB. Hadir dalam mediasi itu pihak Jaknews FM, Otomotion FM, dan KPI.


(umi/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed