Khatib Masjid Sunda Kelapa Minta Budaya Saling Mencela Dihentikan

Khatib Masjid Sunda Kelapa Minta Budaya Saling Mencela Dihentikan

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 15 Jun 2018 08:11 WIB
Salat Id di Masjid Sunda Kelapa, Jumat (15/6/2018) (Foto: Rina Atriana-detikcom)
Jakarta - Khatib Salat Idul Fitri di Masjid Sunda Kelapa kembali mengingatkan soal besarnya peradaban Islam. Selain itu dia mengingatkan juga soal pentingnya bangsa Indonesia tak saling mencela dan merendahkan.

"Bangsa Indonesia kalau ingin maju harus menghilangkan kebiasaan saling mencela dan saling merendahkan," kata Khatib yang juga Ketua Bidang Dakwah dan Ibadah Dewan Pengurus Masjid Sunda Kelapa (MASK) Nur Alam Bakhtir usai salat Id di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nur Alam yang juga merupakan Mantan Anggota DPRD DKI itu menceritakan soal bagaimana besarnya peradaban Islam. Nabi Muhammad dalam 23 tahun telah membuat peradaban besar yang tak pernah punah hingga saat ini.

"Hanya dalam 23 tahun Rasulullah membangun peradaban yang sampai sekarang tak ada tandingannya, peradaban iman dan ilmu," ujar Nur Alam.



Namun, Nur Alam tak bisa menepis kenyataan bahwa saat ini umat Muslim mengalami sedikit kemunduran. Meski begitu tidak dengan peradabannya.

"Manusianya yang sedikit mengalami kemunduran, peradabannya masih eksis," tutur Nur Alam.

Nur Alam mencontohkan sejumlah peradaban yang menurutnya saat ini telah punah. Peradaban tersebut antara lain peradaban Yunani, Romawi, Persia, dan India.

Salat Id di Masjid Sunda Kelapa berlangsung khidmat. Jemaah membludak hingga ke lapangan di area masjid. (rna/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads