DetikNews
Senin 21 Mei 2018, 21:42 WIB

BNN Sita 37,5 Kg Sabu Jaringan Malaysia, 1 Bandar Ditembak Mati

Ibnu Hariyanto - detikNews
BNN Sita 37,5 Kg Sabu Jaringan Malaysia, 1 Bandar Ditembak Mati Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap penyelundupan narkotika jaringan Malaysia-Indonesia. Satu dari enam orang tersangka ditembak mati karena melawan petugas.

"Total ada enam tersangka, satu di antaranya meninggal dunia," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (21/5/2018).

Arman menjelaskan kedua jaringan itu diungkap dari hasil operasi BNN pada April dan Mei 2018 di wilayah Medan, Sumatera Utara, dan Pekanbaru, Riau.

Pengungkapan di Jalan Medan-Binjai, Sumatera Utara, dilakukan karena adanya informasi transaksi narkoba di lokasi tersebut. Dalam pengungkapan itu, satu tersangka atas nama Fatah ditembak mati karena melawan petugas saat pengembangan kasus.

"Ketika transaksi di TKP (lokasi), BNN menangkap tersangka Raju dan Fatah. Pada saat pengembangan, Fatah mencoba melawan petugas, dilumpuhkan dengan tembakan. Saat dibawa ke rumah sakit, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," terang Arman.

"Barang bukti 30 kg sabu dalam kemasan teh China disita petugas," sambungnya.

BNN selanjutnya kembali menggagalkan transaksi narkoba jaringan Malaysia-Dumai di Pekanbaru. Ada empat tersangka ditangkap, yakni Iwan, Arianto, Wina, dan Michel.

"Barang bukti narkoba sabu 7,5 kg dan 9.900 butir pil ekstasi," sebutnya.

Arman menuturkan jaringan Malaysia-Dumai ini dikendalikan oleh narapidana Lapas Tembilahan atas nama Iwan. Total barang bukti yang disita dari dua pengungkapan itu sabu seberat 37,5 kg dan 9.900 butir pil ekstasi.




(ibh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed