DetikNews
Sabtu 19 Mei 2018, 18:25 WIB

Top 5 News

Kemeriahan Royal Wedding, Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan

Mustiana Lestari - detikNews
Kemeriahan Royal Wedding, Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan Foto: Detikcom
Jakarta - Pangeran Harry resmi menikahi Meghan Markle di Kapel St George, Kastil Windsor. Pernikahan ini pun disambut meriah warga dunia.

Sementara, muncul petisi yang meminta Polri tak menjadikan Alquran sebagai barang bukti tindak pidana terorisme.

Beberapa peristiwa menarik juga telah terangkum. Apa saja?

Berikut Top 5 News edisi Sabtu (19/5/2018).



1. Kemeriahan Royal Wedding

Pangeran Harry dan Meghan Markle menikah hari ini, Sabtu (19/5/2018) pukul 12.00 waktu setempat.

Keduanya lantas resmi menyandang gelar Duke. Harry akan menjadi Duke Sussex, Earl Dumbarton dan Baron Kilkeel. Sementara Meghan bergelar Yang Mulia Duchess Sussex. Harry dan Meghan Markle pun tak lupa menyapa warga usai diresmikan jadi suami-istri.

Artikel selengkapnya: Rasa Bahagia Meghan Menjadi Istri Harry

2. Ramai Petisi 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan'

Muncul petisi yang meminta Polri tak menjadikan Alquran sebagai barang bukti tindak pidana terorisme. Petisi itu ada di laman 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan' di situs www.change.org. Dalam laman situs, diketahui petisi ini dibuat pada Kamis (17/5) lalu.

Si pembuat petisi menyatakan kekecewaannya kepada polisi yang beberapa kali menyebut Alquran sebagai barang bukti kejahatan terorisme. Petisi itu ditujukan untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sementara Polri membantah isi petisi berjudul 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan' yang diunggah laman www.change.org. Polri mengatakan tidak pernah melabeli Alquran sebagai barang bukti.

Artikel selengkapnya: Ribuan Orang Paraf Petisi 'Alquran Bukan Barang Bukti Kejahatan'

3. Menantu Hatta Rajasa Meninggal Dunia

Menantu Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Adara Taista, meninggal dunia hari ini di Tokyo, Jepang.
Istri putra Hatta, M Rasyid Rajasa itu rencananya akan dibawa pulang ke Indonesia besok.

Artikel selengkapnya: Menantu Hatta Rajasa Meninggal di Tokyo

4. Seruan Erdogan Untuk Dunia: Lawan Israel!

Presiden Turkin Recep Tayyip Erdogan menuding Israel sebagai 'negara teror' dan 'genosida' usai tentaranya membunuh puluhan warga Palestina di perbatasan Gaza.

Erdogan mengutuk aksi represif Israel terkait protes warga Palestina terhadap pemindahan kantor kedutaan Amerika Serikat (AS) ke Yerusalem.

Erdogan dan pejabat Turki lainnya telah memperingatkan pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem akan meningkatkan ketegangan dengan Palestina. Akibat kerusuhan tersebut 52 warga Palestina tewas dan 2.400 lainnya terluka.

Artikel Selengkapnya: Semangat Erdogan 'Lawan' Israel

5. Lagi! Penembakan Brutal Terjadi di Sekolah AS, 10 Tewas

Kepolisian menyatakan, 10 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka dalam teror penembakan yang terjadi pada Jumat (18/5/2018) pagi waktu setempat di SMA Santa Fe, Texas, Amerika Serikat.

Para korban tewas terdiri dari sembilan pelajar dan seorang guru. Dilaporkan bahwa dua orang dari 10 korban luka saat ini dalam kondisi kritis. Salah satu di antaranya adalah polisi.

Pelaku tak lain adalah murid sekolah tersebut Dimitrios Pagourtzis. Dalam aksinya selain membawa senjata api, dia juga membawa bom-bom pipa.

Artikel selengkapnya: Teror di SMA Santa Fe Tewaskan 10 Orang
(mul/mul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed