detikNews
Senin 07 Mei 2018, 12:58 WIB

Dubes Arab Apresiasi Kemlu RI yang Datangkan Majikan Masamah

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Dubes Arab Apresiasi Kemlu RI yang Datangkan Majikan Masamah Foto: Dubes Arab apresiasi Kemlu RI (Marlinda-detikcom)
Jakarta - Masamah, TKW asal Cirebon yang lolos dari hukuman mati, didatangi majikannya ke Cirebon. Majikan Masamah, Ghalib Nashir Albalawi didatangkan ke Indonesia atas undangan Kemlu RI.

Upaya Kemlu RI mendatangkan majikan Masamah diapresiasi Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Mohammad Abdullah Alshuaib.

"Saya sebagai dubes dan Kedubes Saudi Arabia mengapresiasi Kemlu dan konsulat Jenderal RI yang ada di Jeddah atas upayanya yang telah membawa keluarga korban untuk melakukan melupakan kesedihan-kesedihan yang dialaminya dengan wisata ke Indonesia, mulai di daerah puncak, dsb," ujar Osama melalui penerjemah saat jumpa pers di Kantornya, Jalan H Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2018).

Tindakan yang dilakukan Kemlu dengan mengundang Ghalib ke Indonesia, menurut Osama sebagai bukti bahwa hubungan persahabatan dan persaudaraan antara Arab Saudi dan Indonesia terus terjalin. Meskipun, berbagai persoalan terkait TKI di Arab Saudi masih terjadi.

"Dalam rangka meningkatkan hubungan persaudaraan kedua negara, bahwa masing-masing negara memiliki UU yang perlu dihormati berkaitan dengan hukum maka perlu adanya penghormatan," katanya.

Osama juga memberikan apresiasinya atas tindakan Ghalib dan istrinya yang tanpa pamrih memaafkan dan meminta maaf secara langsung kepada Masamah. Sikap Ghalib tersebut, kata Osamh, merupakan sikap yang layak diberikan apresiasi.

"Karena pengampunan ini adalah untuk mencari Ridha Allah. Maka perlu kita apresiasi sikap seperti ini," katanya.

Dalam kesempatan ini, Osama juga secara khusus mengapresiasi masyarakat dan pemerintah Indonesia. Sebab, selama ini sebagai negara sahabat, Indonesia telah memahami hukum yang berlaku di Arab Saudi, khususnya mengenai hukuman khisas atau hukuman mati.

"Dimana (Arab Saudi) mempraktekkan syariat Islam dan semua yang berada di Saudi senantiasa menghormati hukum-hukum tersebut dan itu suatu hal yang patut kita hormati. Barangkali hukuman yang juga dapat mengganggu hubungan internasional, dalam kaitannya dengan pelaksanaan hukuman khisas atau hukuman mati. Namun demikian pelaksanaan hukuman mati ini tidak berpengaruh terhadap hubungan internasional ataupun hubungan bilateral kedua negara karena semua negara saling menghormati dan menghargai sistem yang berlaku di masing-masing negara tersebut," tutur Osamh.

Sementara Kasubdit Kawasan 2 Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Arif Hidayat menjelaskan, undangan kepada Ghalib yang merupakan ayah korban, adalah sebagai upaya untuk menjaga persahabatan antara Indonesia dan Arab Saudi. Inisiasi yang dilakukan oleh KJRI Jeddah ini, katanya, sebagai wujud dekatnya kedua negara.

"Tentu saja kami telah menyampaikan apresiasi kepada beliau (Ghalib) yang sudah memberikan pemaafan kepada saudari kita Masamah. Kami dua hari lalu membawa mereka (Ghalib dan Istri) ke Cirebon, kami sengaja naik kereta untuk melihat pemandangan Indonesia. Kemudian beliau diterima oleh Plt Bupati Cirebon dan diantar ke rumah Masamah. Saya juga membawa ke tempat wisata. Beliau suka bebek goreng. Saya juga membawa beliau ke taman safari beliau mengagumi taman safari yang kita punya," tutur Arif.

Sebelumnya Ghalib bersama istrinya sengaja menyambangi Cirebon untuk meminta maaf kepada Masamah. Kedatangan Ghalib ke Cirebon didampingi pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendampingi Ghalib.

Ghalib meminta maaf atas tuduhan pembunuhan yang ditunjukkan ke Masamah pada 2009. Tuduhan tersebut mengantarkan Masamah ke penjara Tabuk, Arab Saudi.

Menurut Ghalib, ajaran agamanya mengajarkan untuk selalu memaafkan dan membantu kepada sesamanya.

"Permintaan maaf ini semata-mata mengharapkan rida Allah. Islam mengajarkan saling memaafkan," kata Ghalib melalui penerjemah dari Kemlu RI di Pendopo Bupati Cirebon, Jumat (4/5/2018).

Sebelum berkunjung ke Cirebon, kata Ghalib, Masamah sempat memaafkannya. "Semoga Allah membalas kebaikan Masamah yang sudah memaafkan. Kami berterima kasih atas sambutan baik dari Pemkab Cirebon," ucap Ghalib.



Simak video terkait lainnya di 20Detik:


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed