detikNews
Sabtu 05 Mei 2018, 15:39 WIB

Sempat Dicorat-coret, Underpass Matraman Kini Bersih

Sahaya Anisa - detikNews
Sempat Dicorat-coret, Underpass Matraman Kini Bersih Underpass Matraman bersih dari corat-coret (Sahaya Anisa/detikcom)
Jakarta - Aksi vandalisme sempat mengotori underpass Matraman, Jakarta Timur. Namun hari ini, underpass yang belum lama diresmikan pengoperasiannya itu tampak bersih dari corat-coret.

detikcom memantau underpass Matraman, Sabtu (5/5/2018) pukul 15.30 WIB. Lalu lintas di seputar lokasi terlihat ramai lancar.


Saat disusuri, tidak terlihat satu pun coretan di underpass Matraman yang mengarah ke Pramuka. Begitu pula yang mengarah ke Jatinegara. Underpass ini tampak bersih dari aksi jahil pelaku vandalisme.

Underpass MatramanUnderpass Matraman (Sahaya Anisa/detikcom)

Underpass Matraman yang diuji coba pada 10 April lalu ini jadi sorotan pada Senin (30/4) lalu karena dipenuhi coretan tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Para pelaku mencoret dinding underpass dengan cat semprot berwarna hitam.

Sejumlah coretan tangan jahil di underpass Matraman itu di antaranya bernada kekecewaan terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Hingga saat ini belum diketahui siapa yang mencoret-coret underpass Matraman tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya menyayangkan aksi vandalisme di underpass Matraman. Dia mengaku sangat tidak bisa menoleransi tindakan itu dan meminta warga ikut melaporkan pelaku yang mencorat-coret underpass. Dia ingin warga merekam pelaku lewat media sosial.

Sandiaga mengatakan tidak mau para pelaku mengulangi perbuatannya. Dia akan mengajak pelaku vandalisme ke Balai Kota untuk disediakan ruang berekspresi.


"Sudah dihapus, dicoret lagi. Dihapus, dicoret lagi. Nah saya undang nih yang mencorat-coret ke Balai Kota untuk saya salurkan kreasi mereka di tempat lain. Jangan di Matraman karena bukan tempatnya. Nanti saya akan buatkan tempatnya khusus untuk mereka corat-coret berkreasi," kata Sandiaga di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (4/5).

Sandiaga mengaku mendapat arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar pelaku diberi kesempatan menghiasi tembok-tembok proyek layang yang ada di Jakarta. Sandiaga ingin tembok tersebut dapat digunakan sebagai media berkreasi bagi pelaku.

"Kebetulan Pak Anies ingin ruang kreasi budaya di seluruh Jakarta kita arahkan ke mungkin di elevated jalan-jalan. Elevated kalau di Cawang kita lihat banyak sekali. Kita bisa arahkan mereka ke sana untuk buat grafiti," jelas Sandiaga.
(hri/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com