DetikNews
Kamis 26 April 2018, 16:56 WIB

Panglima TNI: Ancaman Siber Muncul di Era Revolusi Industri 4.0

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Panglima TNI: Ancaman Siber Muncul di Era Revolusi Industri 4.0 Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: Mochammad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Menurutnya, era tersebut merupakan sebuah tantangan yang perlu menjadi concern bagi TNI dan Polri.

"Tantangan selanjutnya yang muncul saat ini adalah lahirnya era baru yang dinamakan era Revolusi Industri 4.0 atau era disrupsi," kata Hadi saat memberikan pengarahan kepada anggota TNI-Polri Kalteng di Kalawa Convention Center, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (26/4/2018).



Hadi memaparkan bahwa tranformasi yang terjadi di berbagai bidang pada era ini dipastikan akan mengalami perubahan pada yang dipicu oleh inovasi yang bermunculan. Perubahan tersebut, dikatakan oleh Hadi, akan memunculkan paradigma baru yang belum terduga sebelumnya.

"Dalam era ini, transformasi pada berbagai bidang dipicu oleh inovasi distruptif yang secara serta merta merubah paradigma yang telah ada sebelumnya menjadi suatu paradigma yang benar-benar baru dan yang tidak pernah diduga sebelumnya," paparnya.

Namun, ia menuturkan, dari berbagai kemajuan di era Revolusi Industri akan ada sisi negatif yang perlu diantisipasi. Di antaranya adalah munculnya ancaman siber di era tersebut.



"Namun setiap kemajuan memiliki paradoks berupa sisi negatif yang harus kita antisipasi bersama. Paradoks yang dapat muncul sebagai ancaman yaitu ancaman siber (cyber threats), ancaman biologis (bio threats) dan ancaman kesenjangan (inequality threats)," sebut Hadi.

Di akhir penyampaiannya, Hadi lantas mencontohkan kasus kebocoran satu juta data pengguna Facebook yang terjadi baru-baru ini sebagai salah satu dampak yang timbul pada era tersebut.

"Contoh paling baru adalah disalahgunakannya data pengguna Facebook. Jadi saat kita menikmati berbagai layanan di media sosial dengan gratis, sadarilah bahwa informasi tentang diri kita yang sesungguhnya sedang menjadi komoditi dan sedang diperdagangkan data aktivitasnya di media sosial tersebut," tutupnya.

Panglima TNI Marsekal Hari Tjahjanto sedang melakukan road show selama dua hari di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Road show tersebut untuk menjalankan misi sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga netralitas terlebih di tahun politik seperti saat ini.
(yas/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed