DetikNews
Sabtu 21 April 2018, 18:05 WIB

Mentan Apresiasi Bantuan ACT ke Suriah: Semoga Beri Energi Positif

Moch Prima Fauzi - detikNews
Mentan Apresiasi Bantuan ACT ke Suriah: Semoga Beri Energi Positif Foto: Agus Setyadi/detikcom
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mengapresiasi bantuan 1000 ton beras yang dikirimkan ke Suriah. Bantuan dikirim oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Pelabuhan Belawan, Medan, hari ini.

"Saya senang dan bangga dengan kerja sosial dan kemanusiaan yang dilakukan ACT ini," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam keterangan tertulis Sabtu (21/4/2018).

Sementara itu, menurut Kepala Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga, pihaknya berharap bantuan tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap pertanian di Indonesia.

"Semoga dengan cara yang baik juga akan memberikan energi yang positif bagi pertanian Indonesia dan kebaikan masyarakat kita secara lebih luas", ujarnya.


Dijelaskan oleh Senior Vice President ACT Imam Akabari, bantuan tersebut sebagai respons krisis kemanusiaan yang menimpa pengungsi Suriah. Saat ini mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan.

"Konflik Suriah masih menjadi masalah kemanusiaan terbesar hingga detik ini, yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat khususnya krisis pangan, dan hari ini beras terbaik Indonesia dikirimkan untuk Suriah melalui Turki," ujarnya.

Sebanyak 1000 ton beras tersebut dikirim dari Pelabuhan Belawan, Medan, ke Pelabuhan Iskanderun, Turki. Bantuan dikirim melalui Kapal Kemanusiaan Suriah.


Beras yang dikirim adalah yang di panen sendiri dari produksi lokal oleh para petani Aceh pada musim panen raya awal Maret 2018. Sebanyak 1000 ton beras itu diangkut dalam 40 kontainer.

Selain meringankan beban pengungsi di Suriah, bantuan ini pun sebagai bukti solidaritas Indonesia sekaligus membuktikan swasembada beras.

"Bantuan ini juga menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas rakyat Indonesia terhadap sesamanya dan ini juga menunjukkan bahwa bangsa Indonesia telah swasembada beras dan bergerak menuju lumbung pangan dunia", pungkasnya.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed