DetikNews
Rabu 18 April 2018, 17:19 WIB

Kejagung Teliti Berkas Kasus Penyelundupan 1,6 Ton Sabu ke Batam

Yulida Medistiara - detikNews
Kejagung Teliti Berkas Kasus Penyelundupan 1,6 Ton Sabu ke Batam Ilustrasi Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Kejaksaan Agung sedang meneliti berkas kasus penyelundupan 1,6 ton sabu ke Batam, Kepulauan Riau. Berkas tersebut diterima jaksa dari penyidik Bareskrim Polri hari ini.

"Sudah ada berkas perkaranya, baru datang. Hari ini baru diterima (berkasnya)," kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, Noor Rachmad, di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018).

Saat ini jaksa sedang meneliti kelengkapan formal dan materil kasus tersebut. Noor mengatakan jaksa akan memutuskan dalam waktu seminggu apakah kasus tersebut lengkap dari aspek materil dan formilnya.


Sedangkan jika berkas perkara belum lengkap, jaksa akan menyusun petunjuk untuk dilengkapi penyidik Polri selama seminggu. Dengan begitu dalam kurun 2 minggu jaksa akan menentukan berkas akan dikembalikan ke penyidik atau tidak.

"Ya seminggu ambil putusannya (lengkap atau tidak), baru seminggu lagi buat petunjuknya. Kira-kira dalam waktu 2 minggu itu akan P-19 (dikembalikan) atau tidak," ucap Noor.

Sebelumnya, petugas gabungan Bareskrim, Polda Metro Jaya, dan Bea-Cukai mengungkap penyelundupan 1,6 ton sabu di wilayah Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Tim A satgas laut yang dipimpin AKBP Gembong dengan Bea Cukai menangkap satu kapal Taiwan yang berbendera Singapura. Ada 4 tersangka WN Taiwan dalam perkara ini, yakni 1 nahkoda, dan 3 ABK warga negara China.



(yld/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed