Gempa Susulan 6,3 SR Guncang Papua Nugini, Warga Berhamburan

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Sabtu, 07 Apr 2018 18:42 WIB
Ilustrasi gempa bumi (Foto: Mindra Purnomo)
Port Moresby - Gempa tektonik berkekuatan 6,3 skala richter (SR) kembali mengguncang bagian tengah wilayah Papua Nugini. Gempa itu berpusat di tenggara Kota Bovendigoel pada pukul 12.48 WIB.

"Hasil update analisis BMKG menunjukkan gempa ini berkekuatan magnitudo 6,3. Episenter terletak pada koordinat 5,90 LS dan 142,49 BT, tepatnya di darat pada jarak 238 km arah tenggara Kota Bovendigoel pada kedalaman 32 km," ungkap Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, Sabtu (7/4/2018).

Menurut Daryono, gempa itu masih merupakan susulan (aftershocks) dari gempa utama 7,4 SR yang terjadi pada 26 Februari tahum lalu.

Guncangan gempa tersebut dikatakan Daryono dirasakan kuat dalam skala intensitas IV-V MMI di daerah episenter seperti Kota Dofasi, Mogulu dan Koroba di Papua Nugini. Di Merauke sendiri genpa dirasakan pada III MMI, sementara di Tanah Merah guncangan dirasakan pada III-IV MMI.

"Hampir semua orang terkejut merasakan guncangan gempa ini. Bahkan beberapa orang sempat berhamburan lari keluar rumah," kata Daryono.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, lanjut Daryono, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangka; akibat aktivitas struktur tektonik New Guinea Highland (NGH) Fold and Thrust Belt. "Hal ini sesuai dengan hasil analisis mekanisme sumber yang menunjukkan gempa ini dibangkitkan penyesaran naik (thrust fault)," terangnya. (nif/tor)