DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 21:48 WIB

3 Tahun Berlalu, Misteri Teror ke Amien Rais Belum Terungkap

Ahmad Toriq - detikNews
3 Tahun Berlalu, Misteri Teror ke Amien Rais Belum Terungkap Mobil Amien Rais yang ditembak (Foto: dok detikcom)
Sleman - Hingga diungkit Hanafi Rais pada Rabu, 21 Maret 2018, teror terhadap Amien Rais yang terjadi lebih dari tiga tahun lalu belum juga terungkap. Teror itu masih jadi misteri.

Saat itu, Mobil Toyota Harrier milik Amien ditembak oleh orang tidak dikenal di kediamannya di Jl Pandean Sari, Yogyakarta, Kamis (6/11/2014) sekitar pukul 02.30 WIB. Ismail, personel satpam di kediaman Amien Rais, mendengar deru sepeda motor bolak-balik sebelum terjadi peristiwa penembakan. Ismail juga mendengar letusan keras, tapi dia tak menyangka itu bunyi tembakan.

Penembakan itu baru disadari pada pukul 05.00 WIB. Saat itu sopir hendak memanaskan kendaraan. Sopir menemukan lubang di kaca dan ada proyektil peluru di dalam mobil.

Saat penembakan terjadi, Amien Rais sedang tidur. Ia enggan berspekulasi siapa pelaku penembakan dan telah memaafkan perbuatan pelaku. Ia meminta kasus ini diusut aparat kepolisian. Amien saat itu mengatakan teror itu merupakan yang ketiga kalinya.

"Kalau soal teror-teror seperti ini, ini yang ketiga," ujar Amien kala itu.

Tiga tahun lebih berlalu, polisi belum menemukan titik terang sosok di balik pelaku teror itu. Polisi mengaku kesulitan karena keterangan saksi yang minim.

"Penyidik menemui kendala karena informasi yang diberikan oleh saksi-saksi sangat minim," kata Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto saat ditemui detikcom di Mapolda DIY, Jalan Ring Road Utara, Sleman, Kamis (22/3/2018).

Dengan minimnya informasi dari para saksi, kata AKBP Yuliyanto, penyidik kesulitan mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap siapa pelaku penembakan tersebut. Yuliyanto mengatakan beberapa saksi telah diperiksa, di antaranya personel satpam kediaman Amien Rais, tetangga, pihak keluarga, hingga Amien Rais sendiri.

"Keterangan dari para saksi dianalisis dengan hasil olah TKP. Tapi tetap belum cukup kuat untuk mengarahkan siapa pelakunya," terangnya.

Meski demikian, lanjut dia, polisi tidak menutup kasus ini.

"Menunggu perkembangan, menunggu petunjuk baru. Siapa tahu nanti ditemukan petunjuk baru. Yang jelas, hingga kini tidak ditutup kasusnya," tandas Yuliyanto.

Akankah teror ini terungkap?
(tor/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed