DetikNews
Rabu 21 Maret 2018, 09:15 WIB

Transaksi Ilegal 2,9 Ton Sinabar Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap

Mei Amelia R - detikNews
Transaksi Ilegal 2,9 Ton Sinabar Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap Foto: Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Maluku menangkap transaksi ilegal batu sinabar seberat 2,9 ton lebih.Dok. Istimewa
Maluku - Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Maluku menangkap transaksi ilegal batu sinabar seberat 2,9 ton lebih. Tujuh pelaku ditangkap di beberapa lokasi.

"Penangkapan ini bermula dari adanya informasi terkait adanya transaksi batu sinabar sehingga kami lakukan penyelidikan dan menangkap tujuh orang tersangka," kata Direktur Reskrimum Polda Maluku Kombes Pol Gupuh Setiyono, Rabu (21/3/2018).

Awalnya, tim Opsnal Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Maluku menangkap kapal di perairan Dusun Hulung, Desa Iha, Kabupaten Seram Bagian Barat pada Senin 19 Maret 2018. Ada enam orang yang ditangkap di atas kapal tersebut, yakni SY, MIK, MY, SK, HK dan AK.



"Kemudian kami interogasi dan mereka mengaku bahwa batu sinabar ini pesanan tersangka RS," katanya.

Polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut sehingga menangkap RS di rumah AS (DPO) di Dusun Uhe. Sebelumnya, RS yang merupakan pengusaha asal Jakarta ini bertemu dengan tersangka AK di hotel di Ambon untuk mencari batu sinabar.


"Kemudian pada Minggu (18/3), mereka menuju ke Kabupaten Seram Bagian Barat dan membeli sinabar lagi sekitar 1,4 ton," kata Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Maluku AKBP Handik Zusen.

"Sebelumnya, dia sudah membeli 1,5 ton," tambah Handik.

Sinabar merupakan batu merkuri. Pulau Seram merupakan salah satu tempat penambangan batu sinabar yang ada di Maluku.

Pemerintah melarang penambangan sinabar ini. Akan tetapi, masih saja ada oknum masyarakat yang melakukan penambangan liar sinabar.

Dari para pelaku, polisi menyita sinabar seberat 2,9 ton, kapal fiber, dan barang bukti lainnya. Para tersangka dijerat Pasal pasal 158 dan atau Pasal 161 Undang - Undang Republik Indonesia nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batu Bara dan atau Pasal 5 Ayat (1) Jo. Pasal 2 ayat (1) huruf X dan Z Undang - Undang nomor 8 tahun 2010UU RI Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batu Bara Jo. Pasal 55, 56 KUHP.
(mei/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed