DetikNews
Kamis 15 Maret 2018, 20:00 WIB

Siap Nyapres, Berapa Elektabilitas Gatot Nurmantyo?

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Siap Nyapres, Berapa Elektabilitas Gatot Nurmantyo? Foto: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW (dok. TNI)
Jakarta - Nama Gatot Nurmantyo telah beberapa kali diperbincangkan akan maju sebagai salah satu capres di Pilpres 2019. Meski belum resmi mendeklarasikan diri, Gatot mengisyaratkan maju sebagai capres pada 2019. Namun, berapa elektabilitas Gatot?

Survei elektabillitas capres salah satunya dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). SMRC menggelar survei nasional bertema 'Tahun Politik 2018: Kekuatan Partai Politik dan Calon Presiden'. Hasilnya, elektabilitas Gatot hanya 0,8 persen atau jauh di bawah Joko Widodo dan Prabowo Subianto.


Survei SMRC tersebut dilakukan pada 7-13 Desember 2017. Jumlah responden 1.220 orang dengan metode multistage random sampling. Response rate dalam survei ialah 87 persen atau 1.059 responden yang jawabannya valid atau dapat dianalisis, dengan margin of error kurang-lebih 3,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.


Dalam simulasi spontan atau top of mind, Jokowi mendapat dukungan 38,9 persen, diikuti Prabowo 10,5 persen. Selanjutnya ada nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 1,4 persen, Gatot Nurmantyo 0,8 persen, dan Anies Baswedan 0,5 persen.



Meski hanya memiliki modal elektabilitas 0,8 persen, Gatot tetap mengisyaratkan akan maju nyapres pada 2019. Dia pun mempersilakan publik menunggu momen yang akan terjadi dua pekan mendatang.

"Kita lihat nanti. Apabila rakyat menghendaki, lain ceritanya," kata Gatot di acara Mata Najwa, yang disiarkan langsung oleh Trans7, Rabu (14/3).


Itu adalah jawaban Gatot saat ditanya pemandu acara, Najwa Shihab, soal kepastian deklarasi dirinya sebagai capres. Berkali-kali Gatot menegaskan dirinya kini masih berstatus prajurit TNI aktif.

"Sekarang saya masih menjadi seorang prajurit. Tetapi ya, apabila rakyat menginginkan, itu menjadi tanggung jawab," kata Gatot menjawab pertanyaan soal kesiapannya menjadi capres. "Apabila rakyat dan negara memanggil, mati pun saya rela."


Sekitar dua pekan lagi, yakni pada 31 Maret, mantan Panglima TNI itu bakal pensiun. Maka ibaratnya, saat ini adalah masa menghitung hari. Bisa jadi 1 April menjadi jadwal deklarasi dirinya sebagai capres.

"Kita lihat saja 1 April bagaimana nanti," kata Gatot.
(nvl/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed