DetikNews
Kamis 08 Maret 2018, 13:30 WIB

Kadis Perhubungan Dipecat karena Tilap Rp 783 Juta, Plt: Itu Pribadi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kadis Perhubungan Dipecat karena Tilap Rp 783 Juta, Plt: Itu Pribadi
Serang - Plt Dinas Perhubungan Banten Herdi Jauhari mengatakan uang kas daerah yang ditilap mantan Kadis Perhubungan Revri Aroes tidak terkait institusi. Uang kas daerah Rp 783 yang tak dikembalikan ke kas daerah murni tanggung jawab mantan atasannya.

"Soal pengembalian Rp 783 menurut kami itu pribadi (Revri) sebagai pengguna anggaran," kata Herdi saat ditemui wartawan di Kota Serang, Banten, Kamis (8/3/2018).

Herdi sendiri enggan menjelaskan alasan mantan atasannya menilap uang kas daerah yang semestinya dikembalikan pada akhir 2017. Ia menyerahkan temuan tersebut kepada pihak inspektorat dan BPK untuk mengaudit.

"Yang bisa menjelaskan ini adalah BPK dan inspektorat, silakan koordinasi," ujar Herdi, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan.

Atas penunjukan dirinya sebagai Plt, Herdi mengatakan mendapat perintah percepatan program di Dinas Perhubungan. Ia mengakui bahkan selama 2 bulan ini terjadi kemandekan bekerja di tingkat internal pegawai dinas.

"Dalam dua bulan ini kita stagnan, dan saya ditugasi konsolidasi ke dalam," ujarnya.

Sebelumnya, pemecatan Kepala Dinas Perhubungan berdasarkan SK Nomor 821.2/kep.65-BKD/2018 tertanggal 5 Maret 2018. Pemberhentiannya terkait adanya temuan Inspektorat Banten pada kas daerah yang tidak disetorkan pada akhir 2017. Sampai waktu yang telah ditentukan, uang sebesar Rp 783 juta tak kunjung disetorkan.

"Soal keputusan pemberhentiannya hak gubernur. Tetapi memang ada temuan terkait uang kas persediaan yang harusnya disetorkan ke kas daerah," kata Kepala Inspektorat Banten Kusmayadi.
(bri/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed