DetikNews
Senin 26 Februari 2018, 13:35 WIB

Gempa 7,6 SR Guncang Papua, Rumah Ibadah hingga SD Rusak

Herianto Batubara - detikNews
Gempa 7,6 SR Guncang Papua, Rumah Ibadah hingga SD Rusak Foto: Masjid Rusak Akibat Gempa 7,6 SR Guncang Papua (dok. BPBD Papua)
Papua - Gempa 7,6 skala Richter (SR) dan sejumlah gempa susulan mengguncang wilayah Boven Digoel, Papua. Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan termasuk rumah ibadah.

"Bangunan masjid di Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, mengalami kerusakan cukup serius," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Papua Welliam R Manderi saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (26/2/2018).

Welliam mengatakan, selain masjid, sebuah pos TNI, gedung SD, kantor distrik dan sebuah rumah warga juga dilaporkan rusak.


"Korban jiwa belum ada info. Kondisi medan yang jauh dan jaringan komunikasi yang susah menghambat update info terkini," jelasnya.

Gempa 7,6 SR ini terjadi dini hari tadi pukul 02.44 WIT atau 00.44 WIB. Selain Boven Digoel, gempa juga kuat dirasakan di Kabupaten Merauke, Mimika, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

Masjid Rusak Akibat Gempa 7,4 SR Guncang PapuaFoto: Masjid Rusak Akibat Gempa 7,6 SR Guncang Papua (dok BPBD Papua)

"Gempa tersebut dirasakan kuat getarannya membuat masyarakat berhamburan keluar rumah mencari perlindungan," ujarnya.

Welliam menambahkan, tim dari BPBD Papua, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta Polres Boven Digoel sudah turun ke lapangan melakukan penanganan, termasuk mendata dampak gempa.

Gempa 7,6 SR Guncang Papua, Rumah Ibadah hingga SD RusakFoto: Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Papua Welliam R Manderi (istimewa)

"Kami agak kesulitan mendapatkan informasi sesuai prosedural berjenjang karena sampai saat ini Kabupaten Boven Digoel belum membentuk BPBD. Oleh sebab itu kami berusaha hubungi teman-teman di Dinkes, Dinsos dan Polres yang ada di lapangan," ujar Welliam.

"Sesuai pembicaraan kami (BPBD Provinsi Papua) dengan Bapak Sekda Kabupaten Bovendiguel siang tadi, akan dilakukan koordinasi secepatnya untuk pembentukan BPBD sesuai UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana," sambungnya.
(hri/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed