DetikNews
Selasa 13 Februari 2018, 14:05 WIB

Ketum Golkar Tunggu Pengumuman KPK soal Sosok FA yang Jadi Tersangka

Tsarina Maharani - detikNews
Ketum Golkar Tunggu Pengumuman KPK soal Sosok FA yang Jadi Tersangka Ketum Golkar Airlangga Hartarto (kanan)/Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Pimpinan KPK menyatakan sosok berinisial FA telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap satellite monitoring Bakamla. Ketum Golkar Airlangga Hartarto menantikan pengumuman resmi KPK mengenai sosok FA itu.

"Kami masih menunggu yang resmi," kata Airlangga di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Airlangga menegaskan Partai Golkar sudah memiliki pakta integritas berkaitan dengan kasus korupsi. Kader atau pengurus Golkar yang terjerat kasus korupsi akan dikenai sanksi berdasarkan pakta itu.



"Kami sudah punya pakta integritas. Itu sudah jadi amanat Munaslub kemarin," kata Airlangga.

Nama politikus Golkar beberapa kali disinggung dalam kasus suap satelit Bakamla ini. Bahkan dalam persidangan, terungkap adanya permintaan uang USD 300 ribu untuk Munas Golkar, dalam percakapan WhatsApp yang ditampilkan jaksa KPK di persidangan, yang disebut jaksa dilakukan Fayakhun Andriadi dengan Erwin Arief. Fayakhun adalah Ketua Golkar DKI Jakarta.



Berkaitan dengan permintaan itu, Fayakhun mengklaim akun WhatsApp miliknya diretas. Fayakhun, yang membantah terlibat dalam kasus ini, mengaku pernah melaporkan peretasan itu ke polisi.

"Saya pernah lapor Polri adanya hacking WA (WhatsApp) dan BBM (Blackberry Messenger) saya. Saya bawa salinan laporan ini," ujar Fayakhun saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara suap proyek satellite monitoring Bakamla dengan terdakwa Nofel Hasan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/1).
(fjp/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed