DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 10:35 WIB

Polda Kalsel Amankan 18.000 Kg Beras Bulog Oplosan Siap Edar

Audrey Santoso - detikNews
Polda Kalsel Amankan 18.000 Kg Beras Bulog Oplosan Siap Edar Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana di lokasi penggerebekan. (Istimewa)
Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggerebek gudang penyimpanan beras oplosan. Sebanyak 375 karung atau 18.750 kilogram beras kualitas medium Bulog asal Vietnam yang dioplos dengan beras lokal disita.

"Dioplos dari beras Vietnam dengan beras lain atau lokal. Setelah itu diberi kemasan baru seolah-olah bukan beras kualitas medium. Dikirim dan dijual ke Surabaya dengan harga lebih mahal," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan AKBP M Rifai dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (8/1/2018).

Beras oplosan itu diamankan dari sebuah gudang di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu (6/1) kemarin. Dalam kasus ini, polisi menangkap seorang tersangka dengan inisial HB alias H Boy (35).

"Yang bersangkutan sudah kami tahan dan sekarang masih dalam pemeriksaan," ujar Rifai.

Tersangka diduga melanggar Pasal 143 juncto 99 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan/atau Pasal 9 h UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Polisi masih mengembangkan kasus ini.

"Sesuai undang-undang bahwa setiap orang yang dengan sengaja, mencabut, menghapus, menutup, mengganti label, mencabut kembali dan/atau menukar tanggal, bulan dan tahun kedaluwarsa pangan yang diedarkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99, dipidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 4 miliar," terang Rifai.

Belakangan, Rifai meralat modus kejahatan tersangka bukan mengoplos beras. Beras yang disita murni kualitas Bulog. Hanya saja, tersangka mengemas ulang beras dengan kualitas medium agar bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi.
(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed