DetikNews
Kamis 04 Januari 2018, 18:06 WIB

11 Orang yang Hilang di Sungai Musi Tepat di Habitat Buaya

Raja Adil Siregar - detikNews
11 Orang yang Hilang di Sungai Musi Tepat di Habitat Buaya Pencarian 11 orang tenggelam. (raja/detikcom)
Palembang - Proses pencarian 11 penumpang speedboat yang hilang dihantam ombak di perairan Sungai Musi, Tanjung Serai, Banyuasin, belum membuahkan hasil. Bahkan lokasi kecelakaan diketahui sebagai habitat buaya liar yang hidup di muara sungai.

"Sampai sore ini belum ada ditemukan 11 korban tenggelam akibat kecelakaan speedboat, kemungkinan pencarian akan dilanjutkan besok dengan pertimbangan pasang surut air. Tetapi tim gabungan masih ada di lokasi untuk tetap memantau di radius 5 km," kata Kepala Basarnas Palembang Toto Mulyono saat ditemui di Posko SAR dermaga PU Tanjung Lago, Kamis (4/1/2018).

Adapun kesulitan proses pencarian disebabkan bentang sungai yang hampir mencapai 2 km dan kondisi air yang pasang-surut. Sedangkan untuk penyelaman tidak bisa dilakukan karena visibilitas air yang tidak memungkinkan.

"Penyelaman tidak bisa dilakukan karena visibility air itu keruh yang biasa kita sebut nol, jarak pandang setengah meter saja sudah tidak terlihat. Faktor lain yang menjadi kendala adalah binatang melata atau buaya muara yang memang hidup di sekitar lokasi," sambungnya.

"Untuk proses pencarian sendiri akan dilakukan selama 7 hari ke depan, tetapi kalau korban belum ditemukan maka akan dilakukan evaluasi apakah dihentikan atau diteruskan. Sejauh ini belum ada penambahan data jumlah korban, masih tetap 55 penumpang dengan rincian 2 meninggal dan 11 orang hilang," tutupnya.

Dalam waktu bersamaan, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem mengatakan untuk insiden kecelakaan sudah ditangani langsung oleh Direktorat Polairud Polda Sumsel.

"Kita dari Polres sifatnya hanya mem-back up karena wilayah memang masuk Banyuasin, tapi kita saat ini kerja bersama untuk pencarian korban. Tapi benar bahwa lokasi kecelakaan tersebut merupakan daerah habitat buaya muara, itu juga menjadi kewaspadaan personel saat pencarian," kata Yudhi.

Saat ini tim gabungan dari Ditpolair Korps Polair Baharkam Mabes Polri, Ditpolair Polda Sumsel, Basarnas Palembang, dan masyarakat masih mencari 11 korban hilang speedboat KM Awet Muda di lokasi hingga radius 5 km.

Diberitakan sebelumnya, speedboat KM Awet Muda dari Karang Agung menuju Palembang tenggelam setelah dihantam ombak setinggi 1,5 meter pada Rabu (3/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Speedboat yang membawa 55 penumpang tenggelam seketika, 2 penumpang ditemukan meninggal dunia dan 11 lainnya hilang.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed