DetikNews
Sabtu 16 Desember 2017, 18:47 WIB

Cerita Paniknya Warga Cilawu Garut Saat Diguncang Gempa 6,9 SR

Hakim Ghani - detikNews
Cerita Paniknya Warga Cilawu Garut Saat Diguncang Gempa 6,9 SR Salah satu dampak gempa 6,9 SR di Garut (Foto: dok BPBD Garut)
Garut - Putri Vebriana (19) masih terbayang kepanikan yang ditimbulkan akibat gempa bumi berkekuatan 6.9 Skala Richter (SR) semalam. Putri mengatakan getaran gempa itu terasa kencang.

Putri yang tinggal di Perumahan Bumi Pasanggrahan Indah, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu, Garut itu mengatakan seluruh tetangganya berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Dia bercerita para warga kompleksnya panik dan histeris.

"Pada keluar rumah terus pada teriak-teriak, gempa...gempa," cerita Putri kepada detikcom di Perumahan Bumi Pasanggrahan Indah, Sabtu (16/12/2017).

Putri mengatakan saat gempa terjadi, kaca dan pintu di setiap rumah warga bergetar. Kabel-kabel listrik pun ikut berayun.

"Kabel listrik juga terlihat berayun. Di situ warga terus teriak-teriak karena kita panik," katanya.

Putri mengaku beruntung karena rumahnya tidak mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi itu. Hanya saja kanopi yang ada di halaman rumahnya roboh.

"Ya, untung aja cuman garasi yang rusak. Kalau tetangga saya yang lain ada yang hancur bagian dalam rumahnya," kisahnya.

"Semoga saja gempa tidak terus terjadi, supaya bisa tenang lagi di rumah. Kalau seperti ini sempat was-was juga, karena kan katanya ada isu bisa menyebabkan tsunami gempanya," pungkas Putri.

Sementara itu, berdasarkan data pihak kepolisian di Garut, di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu, terdapat 30 unit rumah warga yang terdampak gempa tersebut. Delapan di antaranya saat ini kondisinya rusak parah.



(ams/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed