DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 10:25 WIB

Jokowi Pastikan Tahun Politik Tak Buruk bagi Ekonomi

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jokowi Pastikan Tahun Politik Tak Buruk bagi Ekonomi Presiden Jokowi dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan. (Bagus/detikcom)
Jakarta - Presiden Jokowi berpendapat tahun politik tak harus berdampak buruk untuk ekonomi. Menurut dia, politik dan ekonomi memiliki ranah masing-masing dan bisa saling mendukung.

"Saya kira kalau kita bersama-sama bisa menghilangkan paling tidak persepsi 'ini politik, ini ekonomi', saya kira yang politik berjalanlah politik, yang ekonomi berjalanlah ekonomi," kata Jokowi dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2017).



Jokowi menggarisbawahi pelaku ekonomi yang memilih wait and see setiap kali menjelang tahun politik. Padahal tahun politik bisa dibilang justru merangsang pertumbuhan ekonomi.

"Menurut saya, kontestasi politik, 0,2-0,3%, itu justru ada belanja spanduk, kaos, sembako, justru naik. Tapi yang ngomong bukan saya, ekonom juga Pak Darmin (Menko Perekonomian)," tutur Jokowi.

Tahun politik pun bukan hanya 2019 atau saat pemilihan presiden (pilpres). Setiap tahun ada pilkada serentak di berbagai daerah.

"Tahun 2014 kita ada pilpres, wait and see. Tahun 2015 ada 150-an pilkada apa wait and see lagi, 2016 (ada) 106 pilkada wait and see lagi, 2018 ada 171 pilkada wait and see lagi, 2019 ada pilpres, apa mau wait and see lagi," papar Jokowi.

Jokowi Pastikan Tahun Politik Tak Buruk Bagi EkonomiPresiden Jokowi dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan. (Bagus/detikcom)


Maka itu, Jokowi menyarankan pelaku ekonomi tetap berjalan di ranah ekonomi. Sedangkan politikus berjalan di ranahnya.

"Artinya, marilah kita memulai bersama agar yang politik berjalan, yang ekonomi mari bermain di wilayah ekonomi dan ingat bahwa ini bukan pertama kali Indonesia menjalankan pilkada serentak, dan bukan pertama kali pemilu diadakan di negara kita," kata Jokowi.
(bag/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed