DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 14:53 WIB

Tak Dipakai Warga, JPO Latumenten Jadi Tempat Pasang Antena TV

Arief Ikhsanudin - detikNews
Tak Dipakai Warga, JPO Latumenten Jadi Tempat Pasang Antena TV Antena TV dipasang di JPO Latumenten (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta - Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Latumenten, Jakarta Barat tak terawat. Dengan sekilas pandang, besi pegangan sudah keropos dan berkarat. Ada sebagian pegangan yang juga patah.

JPO ini bersebelahan dengan jalan layang Tol Dalam Kota. Lokasi JPO juga tidak jauh dari mal dan Apartemen Seasons City.

Ada antena parabola yang juga dipasang di JPO iniAda antena parabola yang juga dipasang di JPO ini. (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Lalu lintas di Jalan Latumenten termasuk ramai oleh kendaraan bermotor. JPO menjadi pilihan aman bagi pejalan kaki untuk menyeberang.

Namun kebanyakan orang ogah dan memilih jalan pintas yang cukup bahaya. Masyarakat tidak nyaman melintas di JPO Tersebut.

"Ya, jarak JPO-nya terlalu jauh. Kemudian JPO-nya serem. Besinya pada lepas," ujar pedagang di kolong JPO, Ahmad, kepada detikcom, Kamis (7/12/2017).

Ada yang memasang antena TV dengan menambahkan tiang pendekAda yang memasang antena TV dengan menambahkan tiang pendek (Arief Ikhsanudin/detikcom)

JPO itu terbuat dari beton. Meski tidak terawat, fondasi dan dasar JPO masih kokoh. Namun beberapa pijakan pada anak tangga mulai lapuk.

Bagian pegangan atau pengamanan JPO sudah berkarat. Beberapa potong besi hilang. Malah pegangan tangga sebelah utara sudah tak ada.

"Entah lepas, entah digergaji buat dijual orang," kata Ahmad.

Saking tidak terawatnya JPO, di sudut tangga tumbuh rumput liar. Masyarakat sekitar juga ada yang menjadikan pagar JPO sebagai pengganti tiang antena TV.

Ada yang memasang di bagian pegangan JPOAda yang memasang antena televisi di JPO. (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Ada enam antena yang terpasang di JPO, salah satunya antena parabola. Ada antena yang dipasang di tiang pendek kemudian disambung agar dalam posisi lebih tinggi.

JPO Ini tidak memiliki atap maupun lampu penerangan. Jika malam, JPO gelap-gulita.

"Tidak ada yang berani melintas kalau malam. Takut terjadi apa-apa," ucap Ahmad.
(aik/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed