DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 10:42 WIB

Presiden Jokowi Apresiasi Pengelolaan Keuangan Pemprov Sumsel

Mega Putra Ratya - detikNews
Presiden Jokowi Apresiasi Pengelolaan Keuangan Pemprov Sumsel Foto: Dok Pemprov Sumsel
Jakarta - Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat penghargaan Anugerah Dana Rakca dari dari Presiden Jokowi. Pemprov Sumsel dinilai baik dalam hal pengelolaan keuangan dan pelayanan publik.

"Provinsi Sumsel menjadi salah satu penerima penghargaan Dana Rakca karena dinilai memenuhi berbagai kriteria utama penerima Dana Rakca Award, di antaranya pemerintah daerah telah mendapatkan opini WTP atau WDP dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan bisa menetapkan Perda APBD tepat waktu," tulis keterangan pers dari Pemprov Sumsel, Kamis (7/12/2017).

Hasil dan capaian tersebut menjadi dasar penghitungan Dana Insentif Daerah (DID) 2017 yang didasarkan pada kinerja keuangan daerah, melalui pendekatan yang mengedepankan tiga indikator. Tiga indikator itu kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, layanan dasar publik dan ekonomi serta kesejahteraan.

Sebagai peraih Anugerah Dana Rakca 2017, Sumsel mendapatkan alokasi DID sebesar Rp 64,75 miliar. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong daerah untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas dalam membangun daerah, sesuai dengan karakteristik daerah masing masing untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Penyerahan DIPA

Presiden Jokowi juga menyerahkan DIPA 2018. Presiden meminta para menteri dan kepala daerah tetap berkonsentrasi untuk menyelesaikan tugas pokok mereka. Saling sinergi dalam bekerja juga harus dijalankan.

"Sebab itu saya ingin mengingatkan, kita semua harus fokus bekerja. Saya minta supaya terus meningkatkan koordinasi di seluruh jajaran," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta semua kepala daerah menjaga iklim investasi di daerah masing-masing. Para kepala daerah harus memberi jalan mulus untuk investor.

"Permudahlah sektor swasta untuk mendapatkan perizinan," kata dia.

Penyerahan DIPA 2018 dilakukan lebih awal diharapkan mampu mempercepat pencairan APBN 2018 dan selanjutnya dapat segera memberikan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.
(ega/nwy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed