DetikNews
Senin 20 November 2017, 22:24 WIB

Tim Gabungan Pertamina akan Tutup 17 Sumur Ilegal di Musi Banyuasin

Agung Pambudhy - detikNews
Tim Gabungan Pertamina akan Tutup 17 Sumur Ilegal di Musi Banyuasin Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Tim gabungan Pertamina EP bersama Polres Musi Banyuasin (Muba), TNI, Pemprov Sumsel, dan Pemkab Muba akan menutup 17 sumur di wilayah kerja Pertamina EP Asset 1 Ramba Field. Sebanyak 17 sumur tersebut hingga kini dikuasai oleh oknum masyarakat di Desa Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba.

"Ya, benar, tim rencananya pada 21-22 November (akan menutup 17 sumur). Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Polres Muba dan Pemkab Muba serta Pemprov Sumsel," ujar Muhammad Baron, Manajer Public Relations PT Pertamina EP, saat ditemui di Palembang, Senin (20/11/2017).

Baron menyatakan sumur yang ada di Mangun Jaya merupakan kategori tambang ilegal (illegal mining). Pasalnya, 17 sumur ini adalah aset negara milik Pertamina dan belum baik untuk dieksploitasi karena tidak ekonomis dan saat ini dikuasai oleh warga masyarakat.

"Oleh karena itu, sesuai perintah Presiden RI yang ditindaklanjuti Kemenko Polhukam, agar melalukan penertiban aset-aset milik negara" ujar Baron.

Gubernur Pemerintah Provinsi Sumsel Alex Noerdin sudah menerbitkan SK Gubernur No 713/KPTS/DESDM/2017 tanggal 17 November 2017 tentang pembentukan tim terkait penutupan tambang ilegal.

Dalam SK tersebut, Alex Noerdin memerintahkan sebagai ketua penutupan sumur Kapolres Musi Banyuasi AKBP Rahmat Hakim dan Wakil Dandim 0401/Musi Banyuasin Letkol CZI Mulyadi.
(pam/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed