DetikNews
Selasa 14 November 2017, 17:39 WIB

Siswi Kelas 2 SD Meninggal Pasca-imunisasi Massal di Sekolah

Raja Adil Siregar - detikNews
Siswi Kelas 2 SD Meninggal Pasca-imunisasi Massal di Sekolah Foto: ilustrasi/thinkstock
Palembang - Bocah berusia 8 tahun warga Palembang, Jumiarni, meninggal setelah mengikuti imunisasi. Sebelum meninggal, siswa kelas 2 sekolah dasar (SD) ini sempat mengalami kelumpuhan.

"Jumat subuh keponakan saya (Jumiarni) ini bangunkan ibunya, bilang mau ikut imunisasi," terang kakak kandung ibu korban, Fitriyanti, saat ditemui detikcom di rumah duka di Lorong Parlopa, Jalan Panca Usaha, Palembang, Selasa (14/11/2017).

Imunisasi massal digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hikmah, Jumat (10/11) pekan lalu. Jumiarni berangkat sekolah dan pulang sekitar pukul 10.00 WIB. Setiba di rumah, ia mengeluh sakit perut dan mual. Tapi Jumiarni tetap bermain bersama teman-temannya pada hari itu. Menginjak malam hari, kondisi tubuh Jumiarni semakin panas dan lemas.

"Malam itu makin panas badan keponakan saya, paginya pas hari Sabtu (11/11) dibangunkan ibunya untuk mandi dan sekolah, tiba-tiba tidak bisa berdiri. Pas didudukkan juga nggak bisa dan selalu tumbang, bahkan terus muntah-muntah," sambung Fitri.

Karena panik, orang tua korban menghubungi bidan yang menyuntik korban di Puskesmas 7 Ulu. Pihak puskesmas mendatangi korban dan mengatakan bahwa korban terkena infeksi obat serta memberikan obat.

Pada malam harinya, korban diketahui semakin lemas dan selalu buang air kecil, tetapi tidak ia sadari. Pada Minggu (12/11) pagi, korban dibawa ke RS Muhamadiyah Palembang atas rujukan Puskesmas 7 Ulu.

"Pas dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah itu, kondisinya malah tidak makin baik, tapi makin parah dan tidak bisa apa-apa. Mulai dari pinggang dan kaki korban tidak bisa digerakkan, kecuali tangan," sambungnya.

Setelah dirawat selama 3 hari, korban dinyatakan meninggal dunia pada hari ini sekitar pukul 08.30 WIB. Korban sempat disemayamkan di rumah neneknya di Lorong Parlopa, Jalan Panca Usaha, Kota Palembang.

Saat ini, jenazah Jumiarni telah dibawa ke tempat pemakaman keluarga di Pamulutan, Kabupaten Ogan Ilir, sekitar pukul 14.30 WIB. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihak keluarga berencana melaporkan hal ini kepada pihak berwajib.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed