DetikNews
Selasa 14 November 2017, 11:38 WIB

Cerita di Balik Pembuatan Film Parodi Tilang Besutan Polantas

Agus Setyadi - detikNews
Cerita di Balik Pembuatan Film Parodi Tilang Besutan Polantas
Aceh - Video parodi tentang modus pelanggar lalu lintas bikinan Polantas Polres Aceh Besar, viral di media sosial. Ada tiga modus pelanggar yang diceritakan. Ide awal pembuatan video itu sendiri muncul dari Kasat Lantas Iptu Sandy Titah Nugraha. Seperti apa?

"Jadi begini, ini kan sebetulnya kelanjutan dari video empat modus pelanggaran lalu lintas yang kita bikin waktu Operasi Zebra 2016 lalu. Waktu itu juga viral videonya," kata Sandy saat berbincang dengan detikcom, Selasa (14/11/2017).

Video berdurasi 2.50 menit diunggah Satlantas Polres Aceh Besar di Youtube pada Kamis (2/11) lalu. Beberapa jam setelah diupload, video dalam bentuk parodi ini kemudian menyebar di media sosial seperti Instagram. Banyak netizen yang mengunggah ulang video tingkah masyarakat menghindar razia tersebut.

Menurut Sandy, setelah video tahun lalu viral kini Polantas menggarap video baru dengan sedikit penyegaran. Modus pelanggaran yang dipakai pun dikurangi jadi tiga. Namun konsep yang dipakai mampu membuat penonton ngakak.

Para pemeran dalam video pun, kata Sandy, yaitu para pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam Operasi Zebra Rencong. Polisi sengaja menggandeng pelanggar dengan tujuan menjadikan mereka sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

"Tahun ini kita bikin lagi dengan sedikit penyegaran sih, di mana talent yang kita pakai ini adalah pelanggar yang langsung kita jumpai di lapangan. Jadi tujuan kita kalau pelangggar ini kita jadikan telent dia sudah jadi pelopor kesalamatan berlalu lintas," jelas Sandy.

"Pelanggar yang kita jumpai kita minta untuk menjadi telent dalam video pelopor kesalamatan itu sendiri. Tujuannya untuk mengingatkan masyarakat lain bahwa melanggar itu salah," ungkap Sandy.

Ide awal pembuatan video itu sendiri muncul dari Sandy dan kemudian didiskusikan bersama anggota. Setelah terjadi kesepakatan, baru video digarap. Proses pengambilan gambar hingga editing pun hanya berlangsung beberapa hari.

"Ide dasar dari saya tapi kita godok lagi bersama anggota kita ramai-ramai. Kita sharing. Ide mentah dari saya, kita share ke forum," kata Sandy.

Hingga kini, video parodi itu telah dilihat oleh ribuan orang di berbagai jejaring medsos dan youtube.
(asp/asp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed