DetikNews
Senin 06 November 2017, 15:47 WIB

Eks Peserta Lelang e-KTP Akui 14 Perusahaannya Fiktif

Faiq Hidayat - detikNews
Eks Peserta Lelang e-KTP Akui 14 Perusahaannya Fiktif Foto: Ilustrasi : Andhika Akbaryansyah
Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera, Deniarto Suhartono, mengakui 14 perusahaan yang dimilikinya fiktif. Perusahaan itu beralamat sama di Lantai 27 Menara Imperium, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Jadi semua perusahaan ini fiktif?" tanya hakim anggota Emilia Djaja Subagja saat sidang terdakwa Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).


Empat belas perusahaan itu dimiliki Deniarto dengan mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana almarhum Haru Taher dan Cyprus Anthonia Tatali. Deniarto mengamini perusahaan-perusahaan itu fiktif.

"Iya bu (fiktif)," jawab Deniarto saat bersaksi.

Deniarto juga mengakui bahwa sejumlah perusahaan tersebut tidak memiliki akta notaris. Perusahaan tersebut juga diatur semuanya oleh almarhum Heru Taher.


"Nggak (akta notaris) kecuali saham yang saya bayar separuh. Saya tidak tahu karena semuanya yang mengatur Heru Taher," kata Deniarto.

Hakim merasa heran dengan keterangan Deniarto sejumlah perusahaan itu yang dimilikinya. Modal perusahaan pun tidak dipunyai oleh dirinya.

"Jadi nggak ada modal sama sekali?" tanya hakim.


"Iya (nggak ada modal)," ujar Deniarto.

Lantas, hakim pun menanyakan tujuan berdirinya perusahaan tersebut. "Itu bagaimana bisa berdiri sampai segitu? Memang dari awal tujuannya seperti itu ya?" tanya.

"Iya, jadi kalau kita cari proyek kita cari investor," jawab Deniarto.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed