Jadi Bhabinkamtibmas Terbaik, Bripka Ilham Dihadiahi Umrah Gratis

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 06 Nov 2017 09:59 WIB
Bripka Ilham tetap tersenyum selama menjalankan tugasnya (chaidir/detikcom)
Pekanbaru - Bripka Ilham Nur selama ini bertugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas di Kelurahan Sidomulyo Timur, Pekanbaru. Pria kelahiran Desa Simalinyang, Kabupaten Kampar, 10 Agustus 1980, ini, pada Juli 2017, menerima penghargaan sebagai anggota Bhabin terbaik di seluruh jajaran Polda Riau.

Keseharian suami Mesi Bastira ini adalah mengabdikan diri kepada masyarakat di wilayah tugasnya. Pendekatan ke masyarakat selalu dia lakukan. Persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat di wilayah hukum Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, ini selalu dia selesaikan dengan bijak.

Bila terjadi perselisihan sesama warga, persoalan tersebut tidak mesti dituntaskan dengan saling membuat laporan ke kantor polisi. Tapi ayah dua anak itu selalu hadir bila ada persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Dia menggandeng warga sekitar untuk menyelesaikan persoalan sesama warga.

Berbagai persoalan diselesaikan secara kekeluargaan yang melibatkan unsur ketua RT, ketua RW, dan tokoh masyarakat setempat. Ilham tak ingin persoalan sepele harus berujung ke persoalan hukum.

Dalam pendekatan kepada warga, Ilham tidak bosan berbaur dengan masyarakat di wilayah tugasnya. Berbagai hajatan di tengah masyarakat, seperti wirid yasin dan arisan, selalu dia hadiri untuk menyampaikan pesan kamtibmas.

Baru-baru ini, Ilham Nur juga membedah rumah pasutri kakek Siare (76) dan nenek Rina (65). Dengan menyisihkan rezekinya, anggota Polresta Pekanbaru ini membeli papan dan semen untuk memperbaiki rumah kakek-nenek yang serba kekurangan itu. Pasangan suami-istri ini hidup dalam lingkaran kemiskinan.

Posisi Ilham sebagai Bhabin menjadi pengayom masyarakat serta menampung segala aduan di lingkungan kerjanya. Mulai dari orang sakit yang mesti butuh pertolongan, dia dengan sigap membawa warga untuk dirujuk ke rumah sakit.

Pada Agustus 2017, misalnya, Ilham melibatkan jajaran RT dan RW untuk mendatangi rumah-rumah warga agar mengibarkan bendera Merah-Putih di depan rumah. Ini dia lakukan karena semakin minimnya kesadaran masyarakat untuk memasang bendera pada hari kemerdekaan.

Ilham bersama warga berkeliling dengan mobil dan motor, jika masuk ke gang. Dia mendatangi rumah warga yang belum memasang tiang bendera. Dia membagi-bagikan bendera Merah-Putih kepada warga yang belum memasangnya di depan rumah.

Ilham melakukan itu sebagai bentuk tugasnya sebagai anggota Polri. Itu sebabnya, Ilham pun beberapa kali meraih prestasi di lingkungan kepolisian. Dia juga meraih penghargaan sebagai pembina siskamling terbaik.

Untuk tingkat Polisi Teladan, Ilham meraih urutan kedua dari seluruh anggota jajaran Polda Riau. Untuk menemui Ilham bukan hal yang susah.

detikcom, misalnya, dalam beberapa kali mengobrol bersamanya, di hanya duduk di warung emperan di tepi jalan. Ilham selalu berkumpul bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang ada di wilayah kerjanya.

Bakti tugas yang selama ini dia kerjakan adalah ketika pada pertengahan Oktober 2017, Kapolda Riau Irjen Nandang memberikan hadiah umrah untuk Ilham, yang akan berangkat pada Desember 2017.

"Alhamdulillah, saya diberangkatkan umrah sama Pak Kapolda (Irjen Nandang). Kami ada berdua diberangkatkan umrah, satu lagi anggota Polres Rohul, dia tercatat juara satu polisi teladan, saya juara dua. Tapi untuk Bhabinkamtibmas, saya juara satu di Riau," kata Ilham kepada detikcom.

Bagi Ilham, pengabdian selama ini merupakan tugas yang harus diemban sesuai dengan instruksi pimpinan. Walau dia sadar, tidak semua yang sudah dilakukan ke masyarakat dapat diterima semua pihak.

"Kadang kita berbuat yang benar saja tetap ada yang menilai salah oleh pihak lain. Apalagi kalau kita berbuat kesalahan. Tapi semua itu adalah risiko yang harus dihadapi di tengah masyarakat. Yang penting kita bekerja sesuai aturan," kata Ilham. (cha/asp)