DetikNews
Selasa 24 Oktober 2017, 16:36 WIB

Aa Gatot Senang Selama Sidang Selalu Ditemani Istri

Aditya Mardiastuti - detikNews
Aa Gatot Senang Selama Sidang Selalu Ditemani Istri Aa Gatot/Foto: Palevi
Jakarta - Gatot Brajamusti alias Aa Gatot tampak semringah saat hadir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dia bercerita selalu mendapat dukungan keluarga saat menjalani proses hukum.

"Alhamdulillah saya senang, saya selalu ditemani istri saya. Jadi kayak lagu Titiek Puspa kala dicinta," kata Gatot sambil bersenandung sesaat sebelum sidang di PN Jaksel, Selasa (24/10/2017).



Gatot dijadwalkan menjalani sidang lanjutan kasus kepemilikan satwa liar dan senjata api (senpi), serta pencabulan, dengan agenda mendengarkan tanggapan JPU atas eksepsi Gatot.

Gatot juga bercerita jika dia sering dibawakan masakan oleh keluarganya. Dia pun bersyukur keluarganya selalu ada memberinya dukungan.

"Tidak dipesan (makanan) juga dikirim saya. Jadi tidak perlu dipesan karena masih apapun yang terjadi akan berprinsip kita akan tetap sehati sebagai keluarga dan bagaimanapun juga Alhamdulillah tidak tergoyahkan. Mudah-mudahan selamanya. Amin," katanya.



Gatot didakwa dalam 2 berkas dakwaan berbeda. Perkara pertama terkait kepemilikan satwa langka dan kepemilikan senpi dan amunisi. Sedangkan perkara kedua kasus pencabulan anak di bawah umur. Dia pun mengaku mengambil hikmah terkait kasus yang menjeratnya itu.

"Oh, hikmahnya banyak sekali. Hikmahnya bisa mengetahui jati diri. Kita ternyata manusia yang tidak pernah lepas dari dosa dan tidak bisa kita pungkiri lagi dan saya harus nerima aja satunya satu obat saya adalah sabar tulus ikhlas dan tawakal," urainya.

Saksikan video 20detik tentang Gatot Brajamusti di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Dalam kasus kepemilikan satwa liar dan senpi, Aa Gatot didakwa melanggar pasal 21 ayat 2 huruf B jo pasal 40 ayat 2 UU RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, pasal 1 UU nomor 12/Drt/1951 tentang kepemilikan beberapa senjata api beragam jenis beserta amunisi.

Kemudian Gatot juga terjerat kasus pencabulan yaitu pasal 81 ayat 2 atau pasal 81 ayat 1 UU Perlindungan Anak dan pasal 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.


(ams/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed