DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 17:17 WIB

Jakarta Masuk Daftar Kota Tak Aman, Ini Tanggapan Anies

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jakarta Masuk Daftar Kota Tak Aman, Ini Tanggapan Anies Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - The Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan Safest Cities Index setiap tahunnya. Laporan tersebut memuat daftar peringkat 60 kota di dunia di bidang keamanannya mulai dari keamanan digital, keamanan kesehatan, keamanan infrastuktur, dan keamanan personal.

Dalam laporan yang dirilis pada safecities.economist.com, Jakarta, ibu kota Indonesia menempati urutan ke 57 dari 60 kota yang disurvei. Dengan skor rata-rata yang didapatkan 53.39.

Menanggapi soal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan meningkatkan keamanan di Jakarta merupakan salah satu program yang dijanjikannya. Namun, ia berharap tak hanya pemerintah, warga juga harus menjaga keamanan di Jakarta.

"Kita akan lakukan apa yang kita janjikan sama-sama, kita ingin Jakarta aman. Dan bukan hanya pemerintah menambah, tapi kita ingin gerakan seluruh warga untuk terlibat di dalam menjaga lingkungan. Sehingga rasa aman itu hadir bukan karena ada petugas tapi ada rasa aman," ujarnya, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017).

Selain Jakarta, kota yang memiliki peringkat paling rendah lain adalah Karachi, Pakistan di peringkat 60, lalu Yangon, Myanmar di peringkat 59, dan Dhaka, Bangladesh di peringkat 58. Untuk kota paling aman, EIU menempatkan ibu kota Jepang, Tokyo, di peringkat pertama.

Ada beberapa variabel yang dipertimbangkan dalam susunan peringkat 60 kota tersebut. Di antaranya, faktor sosial, ekonomi, pertumbuhan penduduk, dan pertumbuhan tempat tinggal.
(jbr/jbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed