DetikNews
Rabu 18 Oktober 2017, 12:33 WIB

Kontroversi Taksi Online dan Konvensional, Ketua MPR: Saatnya Kolaborasi

Ahmad Toriq - detikNews
Kontroversi Taksi Online dan Konvensional, Ketua MPR: Saatnya Kolaborasi Foto: Zulkifli Hasan. (Dok. MPR).
Jakarta - Perseteruan taksi online dan konvensional belum selesai di sejumlah daerah. Ketua MPR Zulkifli Hasan angkat bicara.

"Di era kemajuan teknologi informasi ini, sudah waktunya merancang kolaborasi bersama. Bukan waktunya lagi bersaing saling mengalahkan," kata Zulkifli kepada wartawan, Rabu (18/10/2017).

Menurut Zulkifli, baik pekerja taksi konvensional maupun taksi online keduanya membutuhkan kepastian hukum dari Pemerintah. Harus ada keputusan win-win solution.

"Kalau Pemerintah melarang salah satunya, gejolak akan terus timbul. Karena itu kolaborasi antar konvensional dan online seharusnya jadi prioritas," ujarnya.

Ketum PAN ini mengatakan kebijakan kolaborasi sudah diterapkan beberapa perusahaan online dan konvensional yang beroperasi di Jakarta. Pemerintah bisa mengadopsi model tersebut.

"Di Jakarta sudah ada contoh kolaborasi online dan konvensional yang sepertinya berjalan baik. Silakan diadopsi di aturan Kemenhub untuk dilaksanakan di daerah daerah lain," ujar Zulkifli.

"Aturan Kemenhub harus benar-benar mempertimbangkan kebaikan untuk kedua pihak sekaligus kebaikan masyarakat sebagai konsumen," tutupnya.
(tor/van)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed