DetikNews
Senin 16 Oktober 2017, 12:06 WIB

Pamer Saber Pungli, Kapolri: Sejak Oktober 2016 Ada Seribu OTT

Andhika Prasetia - detikNews
Pamer Saber Pungli, Kapolri: Sejak Oktober 2016 Ada Seribu OTT Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memaparkan kinerja Polri dalam pemberantasan korupsi. Salah satu yang dipaparkan Tito adalah tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli).

"Dalam periode 1 tahun sejak Oktober 2016, sudah ada 1.075 OTT (operasi tangkap tangan) yang dilaksanakan, mulai dari OTT yang kecil hingga yang paling besar di Kalimantan Timur, dengan barang bukti sebanyak Rp 298 miliar," kata Tito dalam rapat dengan Komisi III DPR serta KPK dan Kejaksaan Agung (Kejagung) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Namun tidak semua OTT itu ditangani Polri. Dari jumlah itu, ada yang masih berproses, ada yang dilimpahkan, hingga ada pula yang sudah divonis.

"Sedang proses 603, penuntutan 4 perkara, vonis 11 perkara, dilimpahkan 364 perkara," kata Tito.

Tito menyebut OTT terbesar adalah OTT Koperasi Samudera Sejahtera dengan barang bukti Rp 298 miliar. Sedangkan OTT terkecil adalah di Papua Barat dengan barang bukti Rp 400 ribu.

"Total loss akibat pungli ini diperkirakan Rp 2,704 triliun, khusus untuk 1 kasus ini, yaitu yang Koperasi Samudera Sejahtera yang di Kalimantan Timur itu. Hitungan itu merupakan hitungan yang diperkirakan harus dikeluarkan perusahaan-perusahaan yang diwajibkan membayar pada Koperasi Samudera Sejahtera dengan dalih biaya pekerja bongkar-muat, tapi padahal tidak ada," kata Tito.
(dhn/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed