DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 18:36 WIB

Drone BNPB Jatuh, Perekaman Visual Kawah G Agung Tetap Dilanjutkan

Prins David Saut - detikNews
Drone BNPB Jatuh, Perekaman Visual Kawah G Agung Tetap Dilanjutkan Foto: Dok. Istimewa
Denpasar - Drone KOAX 3.0 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipinjam Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengalami kecelakaan. Drone itu menabrak jembatan dan mengalami kerusakan cukup parah.

"Pesawat KOAX 3.0 crash karena pada saat take off, propeller kena batu kerikil dan tidak mendapatkan air speed sempurna," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada detikcom, Jumat (13/10/2017).

Drone mengalami crash pada Kamis (12/10) sekitar pukul 13.00 Wita. Landasan pacu berupa kerikil dan bebatuan di lokasi Galian C tambang pasir Tulamben mengakibatkan drone sulit mencapai kecepatan untuk lepas landas.

"Kecepatan pada saat take off di bawah 60 kilometer per jam. Angin juga saat itu kencang sehingga drone tidak dapat terbang. Kecepatan angin rata-rata 21 kilometer per jam, sementara drone bisa take off kalau angin di landasan 10 kilometer per jam," ujar Sutopo.

Walau mengalami kerusakan, tim BNPB telah mengupayakan perbaikan agar KOAX bisa kembali bertugas. Untuk sementara, misi perekaman visual kawah Gunung Agung tetap dilanjutkan dengan menggunakan drone Tawon V Tail 1.8.

"Misi tetap dilanjutkan dengan menggunakan drone Tawon V Tail 1.8. Saat ini kita masih setting sambil menunggu angin reda," ucap Sutopo.
(vid/tfq)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed