DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 14:41 WIB

Saksi Sebut Andi Pinjam Nama saat Transaksi untuk Hindari Pajak

Aditya Mardiastuti - detikNews
Saksi Sebut Andi Pinjam Nama saat Transaksi untuk Hindari Pajak Andi Narogong (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Kakak Andi Narogong, Dedi Priyono, ditanya hakim soal alasan adiknya kerap menggunakan rekening pinjaman ketika melakukan transaksi. Dedi menyebut Andi pernah membuat rekening di pribadi namun sudah ditutup.

"Setahu saya, beliau bikin rekening di Singapura, untuk bikin restoran," kata Dedi saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/10/2017).

"Setahu saya terdakwa tidak punya rekening pribadi?" tanya hakim Emilia Subagja.

"Dulu ada tapi sudah tutup," ucap Dedi.

Hakim Emilia kemudian bertanya soal pembelian rumah di Menteng Rp 80 miliar yang diatasnamakan mertua Andi. Namun, Dedi mengaku baru tahu belakangan.

"Membeli rumah di Menteng atas nama ibu mertuanya?" tanya Emilia.

"Saya baru tahu belakangan," jawab Dedi.

Emilia kemudian bertanya alasan Andi kerap menggunakan nama orang lain ketika membeli sesuatu. Dedi yang mulanya mengaku tidak tahu itu, kemudian mengiyakan ketika ditanya untuk menghindari pajak.

"Mobil-mobil itu, maksudnya apa tujuannya apa (menggunakan nama orang lain)?" kata Emilia.

"Kalau kendaraan pribadi saya beli, saya pakai," jawab Dedi.

"Apakah untuk menghindari pajak?" sambung Emilia.

"Pajak progresif yang mulia," jawab Dedi.

Dedi hanya mengiyakan ketika disebut hal itu melanggar aturan. Dia mengaku rela namanya dipinjam karena saudara sendiri.

"Saudara mau namanya dipakai?" tanya Emilia.

"Karena saudara saya yang minta Yang Mulia," jawab Dedi.

Andi Narogong, selain memperkaya diri sendiri, disebutkan jaksa memperkaya pihak lain. Salah satunya Johannes Marliem, yang kecipratan USD 14,88 juta dan Rp 25.242.546.892.

Akibat perbuatannya, Andi Narogong didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.


(ams/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed