DetikNews
Selasa 10 Oktober 2017, 16:40 WIB

Perampok Bunuh Nenek Maria karena Butuh Uang Obati Nenek Kekasihnya

Mei Amelia R - detikNews
Perampok Bunuh Nenek Maria karena Butuh Uang Obati Nenek Kekasihnya Foto: Polda Metro merilis kasus pembunuhan nenek Maria. (Amelia-detikcom)
Jakarta - Riki Adi Saputro (18) tega membunuh seorang nenek berusia 76 tahun, Maria Tanamal hanya karena butuh uang. Ironisnya, uang hasil merampok yang menyebabkan Maria tewas itu digunakan untuk mengobati nenek kekasihnya yang sedang sakit.

Riki adalah kernet dari tukang bangunan di rumah Maria di Cluster Taman Sari, Perumahan Harapan Indah II Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Ketika pembunuhan terjadi, Selasa (3/10), Maria tengah memperbaiki plafon rumahnya, sehingga pelaku sering datang ke lokasi.

"Saat memperbaiki (rumah korban), menurut tersangka almarhumah sering marah-marah, kemudian setelah itu tersangka ditelepon pacarnya di Ngawi sana bahwa neneknya sakit, sehingga perlu uang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono yang didampingi Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/10/2017).


Mendengar keluhan kekasihnya itu, tersangka kemudian berpikir untuk mengambil jalan singkat dengan mencuri di rumah korban. "Jadi tersangka berpikir bagaimana akhirnya tersangka berupaya mencari uang dengan mencuri uang dari almarhumah," sambung Argo.

Tapi, aksi pencurian itu diketahui oleh korban. Lantaran panik, tersangka lalu membekap mulut dan menyekap korban hingga tewas.

Polda Metro merilis kasus pembunuhan nenek Maria.Polda Metro merilis kasus pembunuhan nenek Maria. Foto: Amelia-detikcom

"Kemudian tersangka mendapatkan dua buah handphone dan mobil Avanza. Mobil ini kita dapatkan di Ngawi," tutur Argo.

Tersangka ditangkap tim Subdit Resmob dan Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Aris Seupriyono dan AKBP Antonius Agus, di kampung halamannya di Dusun Doyong RT 005/003 Desa Tawangrejo, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Jumat 6 Oktober 2017 lalu.

Polda Metro merilis kasus pembunuhan nenek Maria.Polda Metro merilis kasus pembunuhan nenek Maria. Foto: Amelia-detikcom

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti 1 unit mobil Toyota Avanza B 2360 NU milik korban, 1 unit BlackBerry, 1 unit handphone Advan dan 1 unit handphone Samsung J5 milik korban. Polisi juga menyita uang Rp 250 ribu sisa penjualan handphone korban, serta alat untuk membunuh korban berupa bantal sofa dan tali rafia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.


(mei/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed