DetikNews
Senin 02 Oktober 2017, 12:10 WIB

Strategi Semarang Jadi Kota Infrastruktur dan Investasi Terbaik

Mega Putra Ratya - detikNews
Strategi Semarang Jadi Kota Infrastruktur dan Investasi Terbaik Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima penghargaan/Foto: Dok Pemkot Semarang
Semarang - Kota Semarang berhasil memboyong Indonesia's Attractiveness Awards 2017. Kota Semarang menang dalam tiga kategori, yaitu Kota Terbaik, Kota Terbaik untuk Infrastruktur dan Kota Terbaik untuk Investasi.

"Tahun lalu saya masih ingat bahwa kota Semarang ada di peringkat ke-4, dan tahun ini telah naik menjadi terbaik ke-3, tentu saja bahagia," ujar Wali Kota Hendrar Prihadi (Hendi) dalam rilisnya, Senin (2/10/2017).

Penghargaan diserahkan kepada Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Westin Hotel, Jalan HR Rasuna Sa'id Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Ketiga kategori tersebut disematkan kepada kota Semarang mengingat dalam kurun waktu lima tahun terakhir kota Semarang terus menunjukkan progres yang luar biasa.

"Ini sekaligus menjadi bukti bahwa apa yang Kota Semarang upayakan dalam satu tahun ke belakang ada progresnya sehingga tentu saja ini menjadi pemacu bagi seluruh masyarakat Kota Semarang untuk mengupayakan kotanya menjadi lebih baik dan lebih hebat lagi," tambah Hendi yang baru mendapat penghargaan Singapore Institute of Planners ini.

Sementara Dirut PT Tempo Inti Media Thoriq Hadad selaku penyelenggara mengatakan ini merupakan apresiasi kepada kepala daerah.

"Ini menunjukkan bahwa kinerja kepala daerah sangat baik dan luar biasa di dalam membangun daerahnya," ujarnya.

Penilaian Indonesia Attractiveness Index dilakukan terhadap kabupaten atau kota yang lolos nominasi. Penentuan nominasi kabupaten atau kota dilakukan dengan 3 indikator.

Pertama, kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap PDRB Provinsi di atas 20 persen atau PDRB di atas rata-rata PDRB Koridor. Kedua, pertumbuhan PDRB lebih besar dari rata-rata pertumbuhan per koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor.

Berdasarkan indikator itu, Kota Semarang berhasil melipatgandakan nilai investasi hingga lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp 3,675 triliun. Bahkan pada 2016 melonjak menjadi Rp 10,5 triliun.

Begitu pula pada produk domestik regional bruto yang semula Rp 86 triliun pada 2011 meningkat dua kali lipat menjadi Rp 115 triliun pada 2016.
(ega/nwy)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed