DetikNews
Senin 02 Oktober 2017, 11:08 WIB

5.661 Pengungsi Gunung Agung Sakit dan 1 Orang Meninggal

Ibnu Hariyanto - detikNews
5.661 Pengungsi Gunung Agung Sakit dan 1 Orang Meninggal Pengungsi Gunung Agung, Bali. (David/detikcom)
Karangasem - Sebanyak 50.544 jiwa pengungsi Gunung Agung mengungsi di wilayah Karangasem, Bali. Dinas Kesehatan Karangasem mencatat ada 5.661 pengungsi yang menderita sakit.

"Untuk pengungsi yang ada di wilayah Kabupaten Karangasem ada 5.661 orang sakit yang kami layani," kata Petugas Posko Kesehatan Karangasem, Nyoman Artini, di Posko Komando Gunung Agung, Karangasem, Bali, Senin (2/10/2010).



Artini mengatakan pengungsi yang sakit tersebut mulai bayi, ibu hamil, hingga lansia. Kebanyakan dari mereka mengalami ISPA, alergi kulit, hingga hipertensi. "Kebanyakan penyakit yang dialami antara lain ISPA, alergi kulit, hingga hipertensi," kata dia.


Artini menambahkan, dari 5.661 pengungsi yang sakit, 20 di antaranya harus dirujuk ke puskesmas hingga rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga saat ini, menurut dia, satu pengungsi yang berada di wilayah Karangasem meninggal dunia.

"Pengungsi di Karangasem ada 1 meninggal dari Sidemen," kata Artini.


Artini mengatakan, selama pendataan terkait kesehatan pengungsi, tidak ada kesulitan. Dia menambahkan hal tersebut didukung juga oleh kesadaran pengungsi yang sakit langsung melapor ke posko-posko kesehatan.

"Warga juga sudah sadar kalau dia sakit langsung ke posko kesehatan di setiap pengungsian," tambah dia.

Total pengungsi Gunung Agung mencapai 141.509 jiwa yang tersebar di 425 titik di 9 kabupaten di Bali. Di Badung ada 6.747 jiwa, Bangli 11.879 jiwa, Buleleng 16.901 jiwa, Kota Denpasar 13.014 jiwa, Gianyar 13.144 jiwa, Jembrana 420 jiwa, Karangasem 50.544 jiwa, Klungkung 24.308 jiwa, dan Tabanan 4.552 jiwa.
(ibh/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Foto News

    Ini Dia Saksi Bisu Akhir Kekuasaan ISIS di Raqqa

    DETIKPHOTO | Kamis 19 Oktober 2017, 15:09 WIB Hampir empat tahun Raqqa dikuasai ISIS. Kota ini menjadi lumpuh dan porak-poranda layaknya kota hantu. Berikut adalah potret saksi bisunya.