DetikNews
Rabu 27 September 2017, 03:21 WIB

Anak 7 Tahun Tewas Tenggelam di Tempat Pemandian Hutan Lindung

Deni Wahyono - detikNews
Anak 7 Tahun Tewas Tenggelam di Tempat Pemandian Hutan Lindung Ilustrasi orang tenggelam (Foto: thinkstock)
Pangkalpinang - Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun dilaporkan hilang sejak Senin siang, (25/9/2017) pukul 14.00 WIB. Namanya Bilal Zalik Anzan (7), warga Imam Bonjol Sungailiat, Kabupaten Bangka. Dia dinyatakan hilang oleh pihak keluarga. Namun nahas Bilal ditemukan sudah tidak bernyawa tenggelam di sebuah Kolam pemandian Hutan Lindung, Sungailiat, Bangka.

Kejadian itu berawal saat korban dan saudaranya pergi untuk bermain di wilayah Taman Sari Sungailiat, Kabupaten Bangka, Senin (25/9/2017) kemaren.

Keduanya sempat berpisah, lantaran Kakak sepupunya buang air kecil di dekat lokasi tersebut. Kakak sepupunya pun sempat mencari, karena tidak bertemu dengan korban memutuskan untuk pulang ke rumah.

Mendapat laporan tersebut orang tua korban dan tetangga pun ikut mencari keberadaan korban, namun tidak ditemukan keberadaannya.

Lantaran kebingungan, pihak keluarga dan tetangga pun menyebarkan informasi hilangnya Bilal ke media sosial berharap jika menemukan anaknya segera menyampaikan informasi sesuai kontak yang di share berikut fotonya.

Namun sayang, usaha pencarian korban tidak juga ditemukan, dan hari ini keluarga korban mendapat informasi bahwa anaknya telah ditemukan sudah tidak bernyawa oleh warga.

Sementara itu menurut Angga warga yang turut mencari korban menjelaskan, awalnya mendapatkan informasi dari warga yang pernah melihat korban sempat mandi di kolam tersebut sebelum dinyatakan hilang.

"Informasinya dari saksi mata yang melihat korban kemaren mandi di kolam itu, lalu kita bersama warga mendatangi TKP," jelasnya.

Setelah kita nyebur ke kolam pemandian, kaki saya terasa tersenggol sesuatu setelah di cek ternyata korban yang kita cari.

"Pas nyemplung ke kolam yang dalamnya sekitar dua meter, kaki saya tersandung sesuatu, setelah kita cek ternyata Bilal," ungkap Angga.

Usai diangkat dari kolam, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka, Isak tangis pun tidak terbendung setelah melihat anaknya sudah terbujur kaku.

Ini dijadikan pelajaran bagi kita semua, agar kita selalu lebih ketat anak kita.



(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed